JATIMTIMES - Allah SWT selalu memberikan perlindungan kepada Nabi Muhammad SAW. Bahkan, ketika beliau pun telah tiada, Allah SWT tetap memberikan perlindungan terhadap makamnya.
Allah SWT pun menunjukkan kekuasaannya saat peristiwa upaya pencurian makam Rasulullah SAW. Beberapa catatan, bahwa upaya pencurian ini pernah terjadi, dimana saat itu orang-orang Nasrani dan Maroko melakukan upaya pencurian jasad Nabi.
Baca Juga : Ingin Tidur Nyenyak Tanpa Gangguan Jin? Buya Yahya Minta Amalkan Sunah Rasul Ini
Upaya itu dilakukan dengan membuat sebuah terowongan menuju makam Nabi. Namun, upaya tersebut selalu gagal. Saat itu, bumi pun berguncang hebat. Sehingga upaya pencurian pun tidak berhasil.
Orang-orang tersebut kemudian tertangkap dan diganjar dengan hukuman yang setimpal, yakni mati. Tentu gagalnya pencurian ini karena adanya perlindungan Allah SWT yang menurunkan para malaikatnya untuk menjaga makam Rasulullah SAW.
Hal inipun telah ditegaskan dalam Al-Qur'an surah Al Jin ayat 27-28. "Maka sesungguhnya Dia mengadakan penjaga-penjaga (Malaikat) di muka dan di belakangnya. Supaya dia mengetahui bahwa sesungguhnya Rasul-Rasul itu telah menyampaikan risalah-risalah Rabb-Nya".
Ibnu Katsir dalam sebuah tafsir menjelaskan bahwa dalam ayat tersebut, Allah SWT memberikan pengkhususan kepada Rasulullah dengan memerintahkan malaikat untuk menjaganya.
Imam Al-Qurtubi, dalam kitab At-Tadzkirah Bi Ahwali Mauta Wa Umur Al-Akhirah hal 49, juga menjelaskan bahwa 70 ribu malaikat siang dan malam menyelimuti makam nabi. Mereke melebarkan sayapnya sembari bersalawat kepada nabi.
Dari Nabih bin Wahab, bahwa Ka`ab berkunjung ke Aisyah RA lalu mereka mengisahkan Rasulullah SAW. Ka'ab menyatakan: "Tidaklah sekali fajar pun terbit kecuali 70 ribu malaikat menyelimuti makam dan melebarkan sayap mereka bershalawat kepada Nabi SAW sampai sore. Di sore hari mereka pergi dan datanglah 70 ribu malaikat lagi menggantikan, menyelimuti makam dan melebarkan sayap mereka bershalawat kepada Nabi Saw. Ada 70 ribu malaikat pada waktu malam, dan 70 ribu lagi di waktu siang".
Baca Juga : Bedah Buku KH Hasyim Asyari, NU sebagai Legacy untuk NKRI
Imam ad Darini dalam kitab as Sunan ad Darimi juga menjelaskan hal tersebut. Setiap harinya, ada malaikat yang turun bershalawat di makam Rasulullah SAW.
“Telah menceritakan kepada kami Abdullah bin Shalih telah menceritakan kepadaku al-Laits telah menceritakan kepadaku Khalid Ibnu Yazid dari Sa`id Ibnu Abu Hilal dari Nubaih bin Wahb bahwasanya Ka’ab masuk mengunjungi Aisyah RA. Kemudian para sahabat menyebut-nyebut nama Rasulullah SAW, Ka’ab berkata: "Tiada satu hari pun (terlewati) kecuali turun seribu malaikat sehingga mengelilingi makam Nabi SAW, mereka mengepakkan sayapnya dan bershalawat kepada Nabi SAW. Sampai apabila sore hari tiba, mereka naik (ke atas langit,) dan turunlah malaikat semisal dan melakukan perbuatan semisal yang tadi, hingga apabila bumi ini terbelah, beliau SAW keluar diiringi tujuh puluh ribu malaikat".
