Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Politik Pilkada Kabupaten Malang 2024

Pengamat Menilai Lathifah Shohib atau Kresna Dewanata Phrosakh Cocok Dampingi Sanusi di Pilkada 2024

Penulis : Tubagus Achmad - Editor : Sri Kurnia Mahiruni

21 - Jun - 2024, 15:46

Placeholder
Pengamat komunikasi politik sekaligus Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Brawijaya (UB) Anang Sujoko saat ditemui di Pendapa Agung Kabupaten Malang, Kamis (20/6/2024). (Foto: Tubagus Achmad/JatimTIMES)

JATIMTIMES - Suhu perpolitikan jelang gelaran Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Malang 2024 yang akan dilaksanakan pada tanggal 27 November 2024 bersama seluruh daerah di Indonesia terus menghangat.

Kabupaten Malang yang merupakan daerah dengan penduduk tertinggi nomor dua di Provinsi Jawa Timur (Jatim) ini menjadi arena perebutan tahta para tokoh politik paling sengit, baik dari pendatang baru hingga petahana kepala daerah.

Setidaknya beberapa nama muncul dalam perbincangan politik pada Pilkada Kabupaten Malang 2024. Di antaranya petahana kepala daerah HM. Sanusi; mantan anggota DPR RI Lathifah Shohib; anggota DPR RI dan anak dari mantan Bupati Malang Rendra Kresna yakni Kresna Dewanata Phrosakh.

Ada juga Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Malang Kholiq; pengusaha dan founder RSU Wajak Husada Puguh Wiji Pamungkas; anggota DPRD Provinsi Jatim Gunawan Wibisono; anggota DPRD Provinsi Jatim Siadi; serta anggota DPRD Kabupaten Malang Unggul Nugroho.

Pengamat dan pakar komunikasi politik yang juga Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Brawijaya (UB) Anang Sujoko menyampaikan, dari sekian banyak nama yang bermunculan masih petahana kepala daerah HM. Sanusi yang memiliki potensi memenangkan pertarungan politik di Pilkada Kabupaten Malang 2024.

Menurutnya, petahana kepala daerah memiliki popularitas yang lebih tinggi dari pada kandidat lainnya. Hal itu dikarenakan petahana kepala daerah lebih dikenal melalui program-program kerjanya semasa menjabat dan memberikan dampak nyata kepada masyarakat.

Namun, menurut Anang, sosok petahana kepala daerah juga harus tepat menentukan sosok pendampingnya setelah nantinya mendapatkan rekomendasi resmi dari pimpinan pusat partai politik (parpol).

Untuk sosok pendamping dari petahana kepala daerah HM. Sanusi pihaknya menilai agar tidak berasal dari satu parpol yang sama. Jadi, ketika petahana kepala daerah HM. Sanusi berangkat dari PDI Perjuangan, maka pendampingnya disarankan untuk tidak berasal dari parpol yang sama.

"(Pendamping petahana kepala daerah) jangan dari satu kader parpol yang sama, perjuangannya agak berat. Karena dari konstituennya sama," ungkap Anang kepada JatimTIMES.com.

Alumnus Universitas Airlangga (Unair) ini mengatakan, bahwa dari sekian banyak kandidat Bakal Calon Bupati (Bacabup) yang namanya mengudara, pihaknya menyebutkan terdapat dua nama tokoh politik yang cocok mendampingi petahana kepala daerah di Pilkada Kabupaten Malang 2024.

Kedua tokoh politik ini yakni Lathifah Shohib dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Kresna Dewanata Phrosakh dari Partai NasDem. Menurut Anang, jika petahana kepala daerah ingin memperkuat elektabilitas harus mencari sosok pendamping lintas parpol. Dua tokoh itulah yany menurut Anang dapat memperkuat elektabilitas petahana kepala daerah.

"Untuk bisa mengangkat elektabilitas itu (memilih pendamping) lintas partai. Terutama kalau saya melihat yang tetap memiliki kedekatan pada Nahdiyyin atau tidak harus tokoh dari Nahdiyyin, tetapi dilengkapi dengan mesin politik yang sudah stabil," terang Anang.

Dua kriteria itu berada pada Lathifah Shohib dan Kresna Dewanata Phrosakh. Pasalnya, Lathifah dikenal sebagai cucu dari salah satu pendiri Nahdlatul Ulama (NU) yakni KH. Bisri Syansuri, pengurus Muslimat, serta mantan Aktivis Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII).

Sedangkan Kresna Dewanata Phrosakh yang dikenal sebagai anak dari mantan Bupati Malang Rendra Kresna. Selain itu, Anang menganggap basis mesin politik Rendra Kresba masih kuat dalam memperjuangkan Kresna Dewanata Phrosakh di Pilkada Kabupaten Malang 2024.

"Saat ini yang sudah terbukti, Bu Lathifah dan Mas Dewa. Mungkin salah satu dari dua itu. Tetapi yang memiliki mesin politik lumayan ya Mas Dewa itu meskipun kekuatan Lathifah tidak boleh dianggap remeh," pungkas Anang.


Topik

Politik Pilkada Kabupaten Malang Kabupaten Malang pilkada HM Sanusi lathifah shohib krisna dewanata



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Malang Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Tubagus Achmad

Editor

Sri Kurnia Mahiruni