A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: fopen(/home/malangtimes.com/public_html//laksamana/ci_sessionut0bp05a16bogrj2a4rj51u70aiaatci): Failed to open stream: No space left on device

Filename: drivers/Session_files_driver.php

Line Number: 177

Backtrace:

File: /home/malangtimes.com/public_html/application/controllers/News.php
Line: 10
Function: __construct

File: /home/malangtimes.com/public_html/index.php
Line: 315
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: session_start(): Failed to read session data: user (path: /home/malangtimes.com/public_html//laksamana)

Filename: Session/Session.php

Line Number: 137

Backtrace:

File: /home/malangtimes.com/public_html/application/controllers/News.php
Line: 10
Function: __construct

File: /home/malangtimes.com/public_html/index.php
Line: 315
Function: require_once

Sam Suma dan Mbak Sawa Jadi Maskot di Pilkada Kota Malang 2024 - Malang Times
Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Peristiwa

Sam Suma dan Mbak Sawa Jadi Maskot di Pilkada Kota Malang 2024

Penulis : Riski Wijaya - Editor : Dede Nana

08 - Jun - 2024, 18:43

Placeholder
Maskot Pilkada Kota Malang, Sam Suma dan Mbak Sawa.(Foto: Istimewa).

JATIMTIMES - Kota Malang secara resmi telah memiliki ikon atau maskot untuk gelaran Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Malang 2024 mendatang. Maskot tersebut sepasang, yang diberi nama Sam Suma dan Mbak Sawa

Sam Suma dan Mbak Sawa ditetapkan sebagai maskot diambil dari sayembara yang digelar oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Malang. Sepasang maskot itu, karya mahasiswa UIN Maliki Malang, Muhammad Eugine Rahmadani.

Baca Juga : Sam Suma dan Mbak Sawa Jadi Maskot di Pilkada Kota Malang 2024

"Sam Suma artinya Suara Malang, jadi lebih ke arah demokrasi, integritas dan sinergitas. Sedangkan Mbak Sawa ini artinya Salam Sejiwa, lebih ke ikatan sosial masyarakat. Jadi dua maskot ini memiliki arti berbeda tetapi ada keterkaitannya,” tutur Eugine

Eugine mengatakan jika maskot yang dibuat tentu menyeseuaikan dengan tema yang telah ditentukan oleh KPU Kota Malang. Yakni Integrasi dan Harmoni. Sehingga, dari dua kata tersebut diimplementsikan dalam dua maskot yang dibuat. 

Sam Suma dan Mbak Sawa sendiri digambarkan dalam sebuah karakter khas topeng malangan. Untuk Sam Suma, diilustrasikan menggunakan maskot Topeng Panji. Sedangkan Mbak Sawa menggunakan Topeng Dewi Sekartaji. 

Eugine mengatakan, ide tersebut berlatarbelakang niat untuk menunujukkan wajah khas dari Kota Malang. Selain itu, dirinya berusaha untuk menghadirkan warna yang berbeda. Di mana menurutnya, maskot biasanya lebih identik dengan flora dan fauna. 

“Nah ini saya ambil yang berbeda, yakni dengan menggunakan maskot dari topeng malangan. Untuk karakternya yang maskot Sam Suma lebih ke arah tegas dan jujur, kalau Mbak Sawa lebih ke baik hati,” jelas Eugine. 

Baca Juga : Tour De Panderman Finish di Kota Batu, Pemkot Berharap Jadi Event Tahunan Taraf Internasional

Untuk pembuatan maskot tersebut, Eugine membutuhkan waktu selama satu minggu. Di mana untuk konsepnya sendiri membutuhkan waktu selama dua hari, untuk grafis tiga hari, kemudian aset dan lain sebagainya hampir tiga hari. 

“Jadi keseluruhan hampir seminggu. Untuk mengikuti lomba maskot ini juga baru pertama kali. Kalau sebelumnya hanya ilustrasi sama logo gitu,” pungkas Eugine. 


Topik

Peristiwa maskot pilkada kota malang kpu kota malang sam suma mbak sawa uin maliki malang muhammad eugine rahmadani



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Malang Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Riski Wijaya

Editor

Dede Nana