JATIMTIMES - Billboard bergambar Puguh Wiji Pamungkas bertebaran di Kabupaten Malang. Berdasarkan pemantauan dan data yang dihimpun JatimTIMES, billboard bergambar Puguh Wiji Pamungkas tersebut mulai terpasang sejak kemarin, Rabu (5/6/2024).
Terpantau, billboard bergambar Puguh Wiji Pamungkas tersebut terpampang di sejumlah ruas jalan mulai dari wilayah Kecamatan Lawang, Wajak, Gondanglegi, Ngajum, Bantur, hingga Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang. Di Kepanjen saja, terpantau ada dua billboard.
Baca Juga : Dorong Legalisasi Aset Pelaku UMKM, Diskop UKM Jatim Sinergikan Program SHAT
"Monggo Sareng Mbangun Malang,", itulah tulisan yang terpampang dalam billboard yang juga tertulis jelas nama dan foto Puguh Wiji Pamungkas tersebut.
Ketika dikonfirmasi, politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tersebut menyebut, pemasangan billboard bergambar dirinya tersebut merupakan wujud dukungan dari masyarakat terhadap dirinya. Yakni dukungan untuk menjadi calon kepala daerah (cakada) Kabupaten Malang.
"Bahwa memang banyak sekali kelompok masyarakat, tokoh masyarakat yang mendorong untuk saya menjadi bagian dari tokoh alternatif yang maju sebagai calon bupati atau wakil bupati (Malang)," ujar pria yang kini juga menjabat sebagai Presiden Nusantara Gilang Gemilang (NGG) tersebut.
Selain dukungan dari masyarakat, diakui Puguh, dirinya juga didorong oleh politisi dan partai politik (parpol) untuk maju sebagai cakada pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Malang 2024. "Beberapa komunikasi politik juga sudah sempat dilakukan dengan beberapa partai dan elemen masyarakat, dan responnya memang positif," ujarnya.
Politisi asli Kabupaten Malang ini juga menjabarkan tentang filosofi di balik kalimat Monggo Sareng Mbangun Malang. Menurutnya, narasi tersebut memang sudah sejak lama dia gaungkan. Di mana, arti dari kalimat tersebut adalah menggambarkan banyaknya potensi di Kabupaten Malang.
"Bahwa Kabupaten Malang itu adalah sebuah daerah yang sangat kaya raya dengan sumber daya alam, kearifan lokal, wisata, pertanian, perkebunan dan segala macam potensi lainnya," bebernya.
Beragam potensi tersebut, menurut Puguh akan sia-sia bilamana tidak dikelola dengan maksimal. Atas pertimbangan itulah Puguh mengajak seluruh elemen untuk Sareng Mbangun Malang alias bersama-sama membangun Kabupaten Malang.
"(Potensi) itu semuanya akan bisa optimal ketika semuanya itu dibingkai dalam semangat kebersamaan, kolaborasi dan sinergi," imbuh politisi yang kini terpilih sebagai anggota DPRD Provinsi Jawa Timur ini.
Puguh berharap, melalui ajakan Monggo Sareng Mbangun Malang bisa menjadi semangat kolaborasi dan sinergi. "Karena saya pikir membangun Kabupaten Malang yang sangat luar biasa luas dan banyak potensinya itu tidak bisa dikerjakan sendirian. Jadi butuh kolaborasi," imbuhnya.
Bagi Puguh, slogan Monggo Sareng Mbangun Malang tersebut juga berlaku bagi dirinya. Sehingga, jika dirinya memang dipercaya memimpin Kabupaten Malang, maka semangat sinergitas tersebut juga akan diterapkan.
"Misalkan nanti saya ditakdirkan jadi bupati atau wakil bupati Malang, itu juga akan saya terapkan, karena memang harus ada sinergi untuk membangun Kabupaten Malang," ujar Pemilik Rumah Sakit Umum (RSU) Wajak Husada ini.
Selain melibatkan sejumlah lapisan masyarakat, secara pemerintahan, Puguh juga akan mewujudkan sinergitas dengan sejumlah pihak terkait. Baik itu di jajaran pemerintahan, eksekutif maupun legislatif.
"Antara eksekutif dengan DPRD termasuk DPR provinsi maupun RI (Republik Indonesia) yang mereka jadi dari dapil Malang, juga harus membangun sinergi. Mereka juga punya tanggungjawab konstitusi untuk menjadi jembatan terhadap pembangunan atau aspirasi dari masyarakat Kabupaten Malang," pungkas Puguh.
