JATIMTIMES - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Juanda memprakirakan potensi hujan sedang hingga lebat masih terjadi di sebagian besar wilayah Jawa Timur.
"Potensi hujan sedang-lebat disertai petir dan angin kencang masih berpotensi dalam 3 hari kedepan di Jatim. Kecuali Bakorwil IV ada penurunan curah hujan," tulis laporan BMKG Juanda melalui akun Instagram resminya.
Baca Juga : Pemilik Warung di Sukun Malang, Jadi Korban Peredaran Uang Palsu Rp 100 Ribu
Berikut ini pembagian wilayah Bakorwil I sampai V di BMKG Juanda:
BAKORWIL I MADIUN : Kab. dan Kota Madiun, Magetan, Ngawi, Ponorogo, Pacitan, Tulungagung, Trenggalek, Kab. dan Kota Kediri.
BAKORWIL II BOJONEGORO : Bojonegoro, Tuban, Lamongan, Gresik, Jombang, Nganjuk, Kab. dan Kota Mojokerto.
BAKORWIL III MALANG: Kab. dan Kota Malang, Batu, Surabaya, Sidoarjo, Kab. dan Kota Pasuruan, Kab. dan Kota Blitar.
BAKORWIL IV PAMEKASAN: Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep.
BAKORWIL V JEMBER: Lumajang, Jember, Bondowoso, Situbondo, Banyuwangi, Kab. dan Kota Probolinggo.
Sementara itu untuk sebagian wilayah di Jatim yang diprakiraan mengalami hujan sedang-lebat dan menyebabkan bencana hidrometeorologi adalah sebagai berikut.
● JOMBANG : Kesamben, Perak, Gudo, Diwek, Jombang, Bandarkedungmulyo, Jogoroto, Megaluh
● KEDIRI : Purwoasri
● KOTA MALANG : Blimbing, Klojen, Sukun, Lowokwaru
● KOTA MOJOKERTO : Prajurit Kulon, Magersari, Kranggan
● MAGETAN : Kawedanan, Magetan, Plaosan, Panekan, Sukomoro, Bendo, Karas, Ngariboyo, Sidorejo
● MALANG : Pakis, Dau, Karang Ploso, Singosari
● MOJOKERTO : Trowulan, Sooko, Gedeg, Jetis
● NGAWI : Kendal, Gerih
"Prakiraan (hujan sedang-lebat disertai petir dan angin kencang hingga menyebabkan bencana hidrometeorologi) berlaku mulai pukul 07.00 WIB, 28 Maret hingga pukul 07.00 WIB, 29 Maret 2024," bunyi laporan dari BMKG Juanda.
Oleh karenanya, BMKG Juanda meminta agar masyarakat memastikan saluran pembuangan air di lingkungan rumah tidak mampet, biar tidak menimbulkan genangan hingga banjir.
Berdasarkan laporan BMKG, dampak yang bisa terjadi akibat dari hujan lebat yang mengguyur kawasan di Jawa Timur ada beragam. Seperti jembatan yang rendah tidak dapat dilintasi, terjadi longsor, guguran bebatuan atau erosi tanah dalam skala menengah.
"Volume aliran sungai meningkat atau banijir hingga aliran banjir berbahaya dan mengganggu aktivitas masyarakat dalam skala menengah," tulis akun Instagram resmi @infobmkgjuanda.
Dalam matriks risiko yang dipaparkan BMKG Juanda, tingkat kemungkinan terjadinya hujan berada di posisi rendah dan sangat rendah. Sementara prediksi adanya dampak hujan berada di katagori waspada (kuning) dan berada di level sedang.
BMKG Juanda juga meminta agar masyarakat berhati-hati jika sedang beraktivitas di luar rumah. Selain itu, diharapkan terus memperbarui informasi melalui media massa maupun media sosial terkait informasi hujan lebat.
"Mencari informasi melalui pihak-pihak terkait kebencanaan, tidak beraktivitas di luar rumah jika tidak mendesak, serta berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait kebencanaan," imbau BMKG Juanda.
Di sisi lain, BMKG Juanda juga merinci prakiraan hujan berdasarkan waktunya, yakni pagi, siang-sore, hingga malam hari pada Kamis (28/3/2024). Berikut ini rinciannya:
Pagi
Di Wilayah Magetan, Kab. Mojokerto, Nganjuk, Kab. Malang, Kota Malang, Batu, Kab. Pasuruan, Sumenep, Kab. Probolinggo, Lumajang, Jember, Bondowoso, Situbondo dan Banyuwangi.
Siang-Sore
Di wilayah Kab. Madiun, Kota Madiun, Ngawi, Magetan, Ponorogo, Trenggalek, Tulungagung, Kab. Kediri, Bojonegoro, Jombang, Nganjuk, Kab. Blitar, Kota Blitar, Kab. Malang, Kota Malang, Batu, Kab. Pasuruan, Kab. Probolinggo, Lumajang, Jember dan Banyuwangi.
Demikian beberapa wilayah di Jawa Timur yang pada Kamis, 28 Maret 2024 diprakirakan BMKG Juanda mengalami hujan lebat, petir, angin kencang sesaat hingga bencana hidrometeorologi. Tetap waspada ya guys!
