JATIMTIMES - Dahulu terdapat kaum bernama Kaum Hawariyyun. Kaum ini merupakan kaum dari Nabi Isa AS. Mereka telah bersaksi di hadapan Rasulullah SAW bahwa tiada Tuhan selain Allah SWT.
Kaum Hawariyyun ini adalah kaum yang begitu taat dan setia pada Nabi Isa AS. Bahkan mereka tak ragu dan rela berkorban untuk membantu Nabi Isa AS berdakwah.
Baca Juga : Jangan Salah, Kanker Payudara Juga Serang Pria, Kenali Gejalanya
Al Qur'an pun menyebut kata ini sebanyak empat kali. Meski begitu, tidak satupun ayat yang kemudian menjelaskan secara detail kisah tentang kaum Hawariyyun.
Lantas seperti apa dan bagaimana Kaum Hawariyyun?
Hawariyyun merupakan gelar untuk pemuda yang rela mempersembahkan jiwa dan raganya untuk membela Nabi Isa. Dari Tafsir Al-Misbah oleh Quraish Shihab, kata hawariyyun merupakan bentuk jamak dari kata hawari yang berarti putih bersih.
Kaum ini bukanlah orang-orang sembarangan, tetapi orang-orang pilihan ini yang telah mengalami berbagai ujian kesabaran dan keimanan dalam kehidupan. Mereka juga termasuk dalam golongan Bani Israil.
Dalam buku berjudul Maryam, Perempuan Penghulu Surga karya Dian Yasmina Fajri, bahwa kaum Nabi Isa AS ini suka menggenakan baju berwarna putih. Dan salah satu dari mereka pun ada yang memiliki mata berwarna putih, seperti yang dijelaskan dari Al-Misbah oleh Quraish Shihab. Sehingga, kaum ini dinamakan Hawariyyun.
Pendapat lain, ada ulama yang mengatakan bahwa Al-Hawariyyun berasal dari bahasa Habasyah (Ethiopia) yaitu hawariya yang berarti sahabat yang sangat tulus dan setia.
Sementara dari sumber lain, yakni Tafsir dari Ibnu Katsir, menjelaskan bahwa pendapat lain tentang kaum Hawariyyun adalah mereka merupakan orang-orang yang bertubuh pendek.
Saking setia dan taatnya Kaum Hawariyyun, menurut Qatadah dalam Tafsir At-Thabari, Hawariyyun adalah orang-orang yang pantas menjadi pengganti para nabi. Sebab mereka adalah pembela sekaligus penolong bagi agama Allah.
Sementara itu, Hawariyyun sendiri diabdikan dalam Al-Qur'an surah Ali 'Imran ayat 52-54.
Baca Juga : 9 Strategi Manfaatkan Digital untuk Naikkan Omzet Bisnis saat Ramadan
"Ketika Isa merasakan kekufuran mereka (Bani Israil), dia berkata, "Siapakah yang akan menjadi penolongku untuk (menegakkan agama) Allah?" Para hawari (sahabat setianya) menjawab, "Kamilah penolong (agama) Allah. Kami beriman kepada Allah dan saksikanlah sesungguhnya kami adalah orang-orang muslim." (QS Ali 'Imran: 52).
Ayat ini menjelaskan tentang hubungan Nabi Isa AS dengan kaumnya dan apa yang telah dijalaninya dengan berbagai peristiwa.
Allah SWT juga memberikan pertolongan kepada Nabi Isa AS lewat kaum yang taat dan setia. Bahkan ketika ditanya Nabi Isa AS, siapa yang siap menyerahkan jiwanya kepada Allah dan menolong rasul-Nya. Mereka berkata, "Kamilah penolong agama Allah."
Kemudian Surat Ali Imran ayat 53,
"Wahai Tuhan kami, kami telah beriman pada apa yang Engkau turunkan dan kami telah mengikuti Rasul. Oleh karena itu, tetapkanlah kami bersama orang-orang yang memberikan kesaksian."
Selanjutnya adalah Surat Ali Imran ayat 54.
"Mereka (orang-orang kafir) membuat tipu daya dan Allah pun membalas tipu daya (mereka). Allah sebaik-baik pembalas tipu daya." (QS Ali 'Imran: 54).
Allah SWT memberikan pertolongan dalam dakwah Nabi Isa melakukan kaum Hawariyyun. Sehingga kaum kafir yang menghalangi Nabi Isa berdakwah akhirnya gagal.
Dalam Al-Qur'an surat Al-Maidah ayat 112 juga menyebutkan kaum Hawariyyun.
"(Ingatlah), ketika pengikut-pengikut Isa yang setia berkata, “Wahai Isa putra Maryam! Bersediakah Tuhanmu menurunkan hidangan dari langit kepada kami?” Isa menjawab, “Bertakwalah kepada Allah jika kamu orang-orang beriman".
