JATIMTIMES - Deputi Politik 5.0 TPN Ganjar-Mahfud, Andi Widjajanto membeberkan tiga hal yang pernah disampaikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) kepada dirinya terkait Pemilu 2024. Salah satunya adalah Prabowo akan menang Pilpres 2024.
Menurut Andi, pernyataan Jokowi itu disampaikan dua hari sebelum putra sulungnya, Gibran Rakabumingraka dideklarasikan sebagai cawapres Prabowo. Dalam momen itu, Ia mengaku dipanggil oleh Jokowi dengan beberapa orang terdekatnya.
Baca Juga : Kampanye Terahir di Jatim, Khofifah Yakin Prabowo-Gibran Menang Satu Putaran
"Prabowo pasti menang, PSI akan masuk parlemen, yang nomor 3 suara PDI Perjuangan akan turun. Itu yang dinyatakan oleh Pak Jokowi," terang Andi, dikutip podcast Political Show CNN Indonesia.
Tak hanya itu, menurut Andi, Jokowi juga menyebut jika politisi PDIP hebat, jika bisa mengalahkan dirinya pada Pemilu 2024 nanti.
"Jadi di situ kemudian Pak Jokowi mengatakan kalian hebat kalau nanti bisa mengalahkan saya," ujar Andi.
Mantan Gubernur Lemhannas itu pun menilai jika dirinya tidak masalah jika dua hal yang diungkapkan Jokowi itu terjadi. Namun ia menyesalkan poin ketiga, lantaran Andi menyebut jika Jokowi masih kader PDIP.
"Saya nomor satunya, Prabowo menang, saya nggak terlalu masalah. PSI masuk parlemen saya juga nggak terlalu masalah. Tapi ketika Pak Jokowi mengatakan suara PDI Perjuangan turun, di situ saya masalah. Karena saya mengatakan loh bapak masih kader dalam hati ya. Bapak masih kader kenapa kemudian membuat rencana untuk menurunkan suara partai sendiri. Di situ kemudian 'ya saya harus beda'," jelasnya.
Baca Juga : Caleg Golkar, Ahmad Irawan: Politisi Jangan Kolot, Harus Bisa Rangkul Anak Muda
"Saya diam saja, mendengar, selesai, saya pulang cenderung tidak mengatakan apa-apa," sambung Andi.
Diketahui, Andi adalah mantan Gubernur Lemhannas. Ia dikenal sebagai "orang Jokowi" sejak lama.
Andi pernah menjadi Deputi Tim Transisi pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla (JK) setelah Pilpres 2014. Andi juga pernah menjabat Sekretaris Kabinet.
