Jatim Times Network Logo
Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Serba Serbi

Mengenal Uakari, Primata Mungil Berwajah Merah Cerah, yang Menyebalkan

Penulis : Mutmainah J - Editor : Sri Kurnia Mahiruni

21 - Aug - 2023, 14:10

Placeholder
Uakari. (Foto screenshot)

JATIMTIMES - Monyet merupakan salah satu hewan yang memiliki fisik sangat mirip dengan manusia. Hewan yang satu ini memiliki jenis yang beranekaragam. 

Salah satu jenis monyet yang unik adalah Uakari. Dilansir dari akun Tiktok @kamutahugakofficial, Uakari adalah salah satu spesies monyet yang mudah dikenali karena wajahnya yang berwarna mencolok. Ciri khas lain dari hewan ini adalah ekornya yang sangat pendek.

Baca Juga : 4 Teknik Mengontrol Emosi agar Tetap Tenang saat Kalut 

Uakari adalah primata asal Amerika Selatan. Uakari hidup di hutan hujan tropis yang lembap di lembah sungai Amazon, di seluruh Brasil dan Peru, dan di beberapa bagian selatan Columbia. Uakari diyakini telah mengembangkan pola warna unik pada wajah sebagai akibat dari malaria, yang merupakan penyakit umum di hutan hujan Amazon yang menjadi habitat mereka. 

Hewan ini memiliki wajah merah, lebar, dan datar. Uakari yang memiliki wajah merah cerah dianggap sehat, sedangkan mereka yang berwajah pucat diyakini terjangkit malaria dan tidak memiliki kekebalan alami terhadap penyakit ini. Oleh sebab itu, hewan yang sakit biasanya tidak memiliki pasangan. Uakari memiliki panjang tubuh rata-rata 45 cm dan berat sekitar 3 kg. 

Tubuh Uakari ditutupi oleh bulu yang panjang dan kasar dengan warna yang cenderung bervariasi, dari merah, coklat, hitam, putih, tergantung spesiesnya.

Wajah Uakari yang berwarna merah cerah dan tidak berbulu menjadi ciri paling khas dari primata ini. Uakari juga punya tangan dan kaki yang kuat dan lincah dengan ibu jari berlawanan yang memungkinkan Uakari untuk memegang buah-buahan dan cabang-cabang pohon.

Uakari adalah makhluk yang sangat sosial, mereka suka membentuk kelompok yang terdiri dari 10 - 30 individu. Kadang, Uakari bisa berada dalam kelompok berisi 100 individu.

Saat mencari makan, kelompok besar ini akan membagi kelompok menjadi sub-kelompok yang terdiri kurang dari 10 hewan. Mereka biasanya menggunakan keempat kakinya saat berjalan dan berlari baik di tanah maupun di pohon. Sedangkan, saat melompat, mereka hanya menggunakan dua kaki. 

Hewan yang satu ini sangat pendiam namun meskipun begitu, mereka sangat suka berkomunikasi dan biasanya mereka menandai wilayah jelajah mereka dengan teriakannya yang keras.

Baca Juga : Viral Percakapan Dirut PT Taspen dan Rina Lauwy Bocor ke Tiktok, Soal Aliran Dana Pilpres?

Uakari juga salah satu hewan yang sangat setia, dimana Uakari jantan akan kawin dengan satu Uakari betina secara eksklusif. Sementara Uakari betina biasanya kawin pertama kali pada usia 3 tahun, sedangkan jantan mulai kawin pada usia 6 tahun. Mereka biasanya berkembang biak antara Oktober dan Mei. Betina hamil selama 6 bulan dan menghasilkan bayi tunggal.

Bayi Uakari yang baru lahir berukuran sangat kecil dan lemah. Jadi, selama beberapa bulan bayi terus menempel pada induknya untuk menyusui. Pada usia 3 - 5 bulan, Uakari muda mulai diajari mengonsumsi buah-buahan yang lunak dan kemudian disapih.

Seperti primata pada umumnya, Uakari adalah hewan omnivora dan suka mengonsumsi tumbuhan dan hewan kecil. Namun, makanan utama Uakari adalah buah-buahan dari pohon-pohon di sekitarnya dan dedaunan.

Uakari mendapatkan sebagian besar makanannya dari ketinggian, tetapi akan mencari makan di bawah untuk mendapatkan biji-bijian, akar, dan kadal. Karena hewan ini utamanya makan buah, uakari memainkan peran penting dalam mendistribusikan benih ke seluruh hutan yang menjadi tempat tinggalnya.

Uakari memiliki sedikit pemangsa karena keberadaan di tempat tinggi. Namun, ancaman terbesar bagi Uakari adalah burung pemangsa yang besar, ular dan juga monyet yang memiliki ukuran yang besar.


Topik

Serba Serbi Uakari primata hewan unik



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Malang Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Mutmainah J

Editor

Sri Kurnia Mahiruni