Jatim Times Network Logo
Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Serba Serbi

Kota Modern Pertama di Indonesia Bukan di Jawa, tapi Ada di Papua

Penulis : Binti Nikmatur - Editor : A Yahya

08 - Aug - 2023, 19:34

Placeholder
Terlihat di bagian depan atau belakang rumah di Kuala Kencana tidak ada kabel yang berseliweran. (Foto: TikTok)

JATIMTIMES - Di Indonesia terdapat kota modern pertama yang mirip dengan kota-kota di Amerika. Di mana beragam utilities seperti saluran kabel listrik hingga internet semua sudah tertanam undergorund. Tak hanya itu, beragam perabot rumah hingga fasilitas juga mirip dengan kota-kota di Amerika. 

Kota modern pertama di Indonesia ini letaknya bukanlah di Pulau Jawa yang basicnya DKI Jakarta sebagai ibu kota Indonesia, namun ada di Papua. Kota modern tersebut adalah Kuala Kencana

Baca Juga : Waralaba Toko Modern di Pinggiran Tuban Kota Menjamur, Siapa yang Untung ?

Melansir akun TikTok @leo_edw yang berkesempatan datang ke Kuala Kencana menceritakan bahwa kota modern pertama di Indonesia ini merupakan kawasan penduduk yang dibangun oleh freeport untuk support di area lowland. 

"Jadi kalau di highland ada Tembagapura, kalau lawland ada Kuala Kencana," jelas pemilik akun. 

Pemilik akun juga menunjukkan suasana Kuala Kencana dari drone. Di mana tampak beberapa rumah berjajar rapi melingkar di samping jalan. Tampak juga area hutan di bagian tengah tetap terjaga dan hijau. "Nah ini dia bentukannya cakep banget kalau dilihat dari drone," jelas dia. 

Tampak kota modern Kuala Kencana di Papua dari atas drone. (Foto: Tiktok)

Tampak kota modern Kuala Kencana di Papua dari atas drone. (Foto: Tiktok)

Dalam video juga tidak terlihat ada kabel berseliweran antar rumah, sebab kabel-kabel ternyata sudah ditanam di pipa kabel. 

"Dan di sini itu nggak ada kabel-kabel berseliweran di atas, karena semuanya udah ditanam. Bahkan pipa-pipa, kabel telekomunikasi, internet semua udah di dalam tanah," ungkap dia. 

Selain itu yang paling menarik menurut Leo adalah tidak ada septitank di masing-masing rumah. Karena septitank sudah tersentral. 

"Dan yang paling menarik menurut aku adalah setiap rumah itu nggak punya septic tank masing-masing, karena semuanya udah sentral. Drainase juga bagus banget di sini, nggak bakal banjir," jelas dia. 

Baca Juga : Juan Pedro Italiano, Penasehat Raja Panembahan Hanyakrawati dari Venezia

Bahkan kata Leo, air di Kuala Kencana pun bisa langsung diminum dari keran. Dia juga membagikan dirinya sedang berada di alun-alun Kuala Kencana dan hendak masuk ke supermarket. 

"Aku sekarang udah ada di Shopping Center di bagian alun-alun Surya Kencana ini. Belakang aku ada Supermarket Primo. Untuk masuk ke sini kita butuh ID (identitas) guys. Karena kebetulan aku diundang oleh Freeport dan ID ini aplikas cuman buat aku doang, di dalamnya ada identitas aku jadi nggak bisa dipakai untuk sembarangan orang," pungkas Leo sambil masuk ke area Supermarket. 

Saat tinggal di sana, Leo mengaku tinggal di guest house. Di mana beragam pernak-pernik di sana sudah standart Amerika. Mulai dari kompor listrik induksi, bawahnya ada oven, wastafelnya ada dua salah satunya untuk menghancurkan. "Jadi kulit telur bisa dihancurkan di sini tidak dibuang sampah," jelas dia. 

Di guest house kata dia suhunya bisa mencapai 12 derajat dan ada juga heaternya di dalam kamar. Termasuk colikan listrik juga standart amerika yakni terdapat 3 titik dalam colokan. 

Bahkan ada mesin cuci sekaligus pengeringnya yang sepaket. Sebab jika tidak dikeringkan, menyuci baju dengan suhu demikian tidak akan kering. Sebab mendung terus sepanjang hari dan awan. 


Topik

Serba Serbi indonesia kuala kencana kota modern di indonesia papua



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Malang Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Binti Nikmatur

Editor

A Yahya