JATIMTIMES - Ulama fenomenal Gus Miftah menghadiri pasar Ramadan yang digelar mantan bos Arema FC Gilang Widya Pramana. Uniknya, pasar Ramadan itu dibuat karena terinspirasi dari masjid di Turki, Hagia Sophia.
Gus Miftah dalam sambutannya mengaku apa yang dilakukan pihak penyelenggara sangat bagus bagi masyarakat. Karena siar agama dapat dikemas dengan entertain, sehingga mudah diterima oleh masyarakat.
Baca Juga : 4 Oleh-Oleh Khas Kuningan yang banyak Dicari
“Apa yang dilakukan mas Gilang dan mbak Shandy adalah bagian dari manfaat. Karena manusia yang dicintai Allah adalah yang paling banyak manfaatnya,” kata Gus Miftah.
Namun pengasuh Pondok Ora Aji di Sleman, Yogjakarta ini memberikan saran agar penyelengaraan kedepan dapat lebih matang. Yakni dengan melibatkan jamaah di Malang.
“Mungkin kedepan perlu persiapan yang matang. Contoh melibatkan jamaah, kan di Malang jamaah kan banyak banget,” ucap Gus Miftah.
“Mungkin model seperti ini kan baru, persepsi publik jangan-jangan bayar, nah itu mungkin dipersiapkan seperti mengundang jamaah seperti undangan. Bila perlu difasilitasi datang naik bis, itu saya rasa manfaatnya lebih terasa,” imbuh Gus Miftah.
Disinggung mengenai konsep penyelengaraan, Gus Miftah mengaku memang konsep pasar Ramadan seperti yang telah dilakukan di negara Eropa atau dalam hal ini Turki. Sehingga, masyarakat bisa menimba ilmu dari pengajian dan juga berwisata.
“Yang ada seperti ini di Turki dan negara Hongkong seperti kemasan sama. Makanya bahasa saya one stop entertain, jadi ada ngajinya ada live nya ada belanjanya, tapi ini one stop versi religi, bagus ini,” ungkap Gus Miftah.
Baca Juga : Nyari Wisata Pantai Murah? Datangi Deretan Pantai di Indramayu Ini
Sementara itu, Gilang Widya Pramana mengatakan bahwa pasar Ramadan kali ini diharap dapat membawa penguatan semangat iman, ilmu dan amal. Juga dapat mensyiarkan Islam.
“Untuk itu kami tidak hanya berorientasi dan hanya bicara tentang profit semata, tapi juga ingin mewujudkan semangat berbagi kepada sesama,” kata Gilang.
Gilang menjelaskan, event pasar Ramadan ini digelar mulai 12-17 April 2023, mulai pukul 15.00 hingga pukul 22.00 WIB. Munculnya kegiatan pasar Ramadam ini karena ia mengaku terinspirasi kegiatan di area masjid di Turki. Kala itu dirinya bersama istrinya Shandy Purnamasari berkunjung ke sana, dan dilihat di luar masjid terdapat beberapa tenant untuk orang jualan dan wahana permainan.
“Jadi, saya ingin kayak disana, dimana masjid itu menjadi tempat ibadah. Tapi di luar, banyak tenant, ada orang jualan, ada permainan jadi ramai, ekonomi masyarakat bisa meningkat,” tegas Gilang.
