MALANGTIMES - Klub MILS (Malang Inline Skate) Malang menorehkan prestasi hebat di ajang kejurnas sepatu roda antar-klub Piala Wali Kota Malang 2018 dan Piala Direktur Polinema. Tampil di lintasan depan Stasiun Kota Malang Sabtu dan Minggu (21-22 April), MILS keluar sebagai juara umum.
MILS merebut juara umum setelah mengumpulkan tiga emas dan empat perak. Posisi MILS diikuti Rudwoll (Lumajang) sebagai runner up dengan tiga emas, dua perak. Sedangkan SynC (Surabaya) menduduki juara umum ketiga dengan dua emas, satu perak, dsn satu perunggu.
Di beberapa kategori perorangan, sejumlah atlet Kota Malang juga sukses meraih juara. Misalnya, di kelas 300 meter speed putra dialihkan ke 500 meter, juara I diraih M. Sulta Farrel (MILS) Malang, juara II Reihan Gangsar R (MILS) Malang, dan juara III R. Ismu Nasywan (Rush) Surabaya.
Di kelas Junior 10 Km PTP speed Putri, juara I disabet Cinta Angelly Khen (New X-Speed) Sidoarjo, juara II Heni Tinawati (Silver Indonesia) Sidoarjo, juara III Nabila Febriani Gista Naufabil (Silver Indonesia) Malang.
Di kelas junior 15 Km PTP speed putra, juara I direbut Ramadhani Dafa Syahputra (Silver Indonesia) Sidoarjo, juara II M. Aldy (Faster) Sidoarjo, juara III Aqilla Achmad F (New X-Speed) Sidoarjo.
Sedangkan di kelas junior 500 meter speed Putri, juara I Delfa Amalya Putri (Lions) Malang, juara II Nabila Febriani Gista (Silver Indonesia) Malang, juara III Nabila Rahma Saifani (Riss) Sidoarjo.
Ketua Umum Perserosi Kota Malang Tundung Subali Padma mengatakan, antusiasme peserta yang mengikuti kejuaraan sepatu roda ini setiap tahun mengalami peningkatan. "Kami pasti bangga di ajang kejurnas ini animo peserta tunggi. Juga meningkat jumlah klub yang bertanding. Kalau tahun lalu ada 36 klub, sekarang meningkat menjadi 42 klub se-Indonesia," kata dia.
Tundung menyampaikan dirinya sangat mengapresiasi dan bangga kepada para atlet sepatu roda asal klub Malang. Pasalnya, setiap tahun selalu mempertahankan juara umum. "Kami bangga dengan atlet sepatu roda dari Malang. Prestasinya sudah tingkat nasional dan perkembangannya sangat baik. Kami ingin ke depan atlet sepatu roda asal Malang bisa mewakili di ajang internasional," ujarnya.
Tundung berpesan bahwa kejurnas ini bertujuan untuk meningkatkan prestasi para atlet sepatu roda sekaligus ajang silaturahmi bagi pecinta olahraga sepatu roda di Indonesia. (*)
