JATIMTIMES - Mengobati kerinduan pada tanah kelahirannya, ratusan perantau asal Banyuwangi dari berbagai wilayah di Indonesia ramai- ramai pulang kampung. Bukan hanya melepas kangen dengan kerabatnya, mereka yang tergabung dalam Ikatan Keluarga Banyuwangi (Ikawangi) Nusantara juga menggelar berbagai aktivitas, termasuk aksi sosial.
Salah satu rangkaian kegiatan adalah sepeda santai atau gowes bareng bertajuk Ikawangi Cycling Nusantara (ICN), ajang sepeda santai yang diisi dengan aksi sosial ini diikuti sekitar 700 peserta sekaligus sebagai rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ikawangi ke-50, Sabtu (19/3/2022).
Baca Juga : Menolak Dimadu, PMI Tulungagung Dihajar Majikannya Asal Brunei
Para diaspora Banyuwangi ini ada yang datang dari Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, Yogyakarta, Malang, hingga Kalimantan Utara. Bahkan ada juga yang khusus datang dari Amerika Serikat.
Mereka bersepeda mulai dari Bandara Banyuwangi. Terlihat sangat antusias menikmati keindahan dan kesejukan alam di sepanjang rute yang dilalui meskipun harus menempuh jarak sekitar 20 km untuk finish di Pendapa Sabha Swagata Blambangan Banyuwangi.
"Kami sangat gembira menggelar acara ini. Selain bisa bersilaturahim dengan keluarga, teman-teman saat di kampung dulu, kami juga senang bisa beraktivitas di kampung masa kecil kami dulu. Happy sekali," ujar Ketua Umum Ikawangi Bambang Sugiyono.
Menurut Bambang event bersepeda santai di tanah kelahiran ini merupakan gagasan Ikawangi dari berbagai daerah di Indonesia dan belahan dunia. Ini dilakukan dalam rangka memperingati HUT Ikawangi ke-50 tahun.
"Gayung bersambut, pemkab mendukung ide Ikawangi. Bahkan event ini dimasukkan di agenda Banyuwangi Festival 2022. Kita serasa diberi karpet merah. Kami senang bisa menjadi bagian dari event Banyuwangi Festival. Terima kasih Ibu Bupati Ipuk, semoga Banyuwangi tetap menjadi daerah yang terus mewangi," tambah mantan Wali Kota Jakarta Utara itu.
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menyampaikan rasa bangga terhadap perantau maupun diaspora Banyuwangi yang masih sangat mencintai tanah kelahirannya. Sehingga mereka mendukung dan berperan aktif dalam membangun dan memajukan Banyuwangi dari berbagai sektor.
Baca Juga : Muskerda PPDI Tuban, Ketua DPRD: KIta Siap Dukung Perjuangan Itu
"Saya berterima kasih kepada semuanya yang sudah berinisiatif membuat kegiatan untuk menyatukan seluruh warga Banyuwangi yang sedang merantau. Kedepan kami sangat berharap kegiatan-kegiatan seperti ini juga bisa dilakukan Banyuwangi dengan hal-hal baru lainnya. Kami siapkan dan fasilitasi untuk bisa masuk ke dalam rangkaian Banyuwangi Festival,” jelas Ipuk.
Dia menuturkan, dengan adanya semacam ICN, selain sebagai ajang bagi pemerintah daerah untuk mengabarkan kepada dunia bahwa masyarakat kota di ujung timur Pulau Jawa guyub rukun dan memiliki kepedulian satu sama lain. Juga mampu menjadi penambah spirit untuk menjadikan Banyuwangi yang lebih baik dan maju.
Dalam Ikawangi Cycling Nusantara (ICN) 2022 peserta dan penonton dapat menikmati aneka macam makanan dan minuman khas Banyuwangi, bernyanyi dan berjoget dengan lantunan lagu-lagu Banyuwangi dan lagu-lagu yang cukup terkenal dan akrab di masyarakat.
Acara ditutup dengan pengambilan nomor undian yang dilakukan oleh bupati bersama kapolresta, Danlanal dan Dandim 0825 Banyuwangi yang tergabung dalam Forpimda Banyuwangi, Ketua Umum Ikawangi dan panitia ICN 2022. Panitia menyiapkan berbagai doorprize bagi peserta yang beruntung dan hadiah-hadiah yang menarik antara lain jaket, sepeda gunung dan hadiah utama satu unit sepeda motor.
