Jatim Times Network Logo
Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Serba Serbi

Kisah Mistis Tumbal Pengantin Jembatan Cirahong, Mereka Diikat Erat dan Disiram Beton Segar

Penulis : Desi Kris - Editor : Sri Kurnia Mahiruni

28 - Feb - 2022, 19:16

Placeholder
Ilustrasi (Foto: New York Post)

JATIMTIMES - Mungkin banyak dari kalian yang tak asing dengan kisah mistis di Jembatan Cirahong, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat. Jembatan yang terletak di perbatasan Tasik dan Ciamis itu menyisakan kisah mistis tumbal sepasang pengantin.

Keberadaan Jembatan Cirahong yang masih beroperasi hingga saat ini dibangun oleh perusahaan Staatsspoorwegen Westerlaken yang dibangun pada tahun 1892 silam.

Baca Juga : Sudah 3 Tahun Songgoriti Tutup, Air Panas dari Sumber Dibuang ke Sungai

Saat pembangunan berlangsung, para pekerja banyak yang mengalami gangguan teknis seperti proyek konstruksi pada umumnya.

"Tapi setelah dikomunikasikan dengan warga, ternyata kendala tak hanya teknis tapi secara metafisika," kata indigo Om Hao seperti dilansir dari kanal YouTube Kisah Tanah Jawa. 

Kendala secara mistis juga terjadi dan disebabkan adanya kerajaan gaib yang bersemayam di aliran Sungai Citanduy.

"Saat pembangunan Jembatan Cirahong, insinyur kemudian berkomunikasi dan diketahui bahwa jembatan ini meminta tumbal mas," ucap Om Hao.

"Tumbal ini adalah manusia yang nanti akan dirawat menjadi anak mereka sendiri, jadi 'putra wayah' atau keturunannya dari bangsa manusia," sambung Om Hao. 

Mendengar kata tumbal, pihak Belanda kemudian menertawakan hal itu. Namun sesepuh desa kala itu memperingatkan untuk menanggung semua akibatnya.

Saat pembangunan berlangsung, berbagai kendala terjadi seperti pekerja yang kecelakaan hingga banjir besar yang menghambat pemasangan fondasi.

Pemerintah Belanda pun sempat pesimis karena sudah menghabiskan dana dan tuntutan proyek yang harus selesai tepat waktu. Karena kendala metafisika yang terus terjadi, pihak Belanda akhirnya menyetujui syarat tumbal yang diminta.

"Tumbal yang diminta adalah sepasang pengantin, nah pengantin ini belum malam pertama dan baru saja ijab kabul," tutur Om Hao. 

Baca Juga : Cerita Achi dan Zarva, Pasangan Ini Sukses Menjadi Pebisnis Skincare yang Menginspirasi Anak Muda di Kediri

Dari terawang Om Hao, syarat tumbal itu memang cukup menegangkan karena harus mencari perjaka dan gadis yang tengah melangsungkan pernikahan.

"Saya lihat itu kejadiannya Kamis, jadi pengantin melangsungkan akad pernikahan jam 9 pagi dan orang Belanda mengirim utusannya untuk menjemput," kelakar Om Hao.

Pasangan pengantin itu lalu dijebak oleh centeng-centeng Belanda karena diberikan iming-iming hadiah. Om Hao juga mengatakan, pasangan pengantin itu diikat sangat erat dengan posisi berpelukan.

"Mereka lalu dimasukkan ke dalam lubang dan disiram dengan beton segar, begitu kejadiannya," tutur Om Hao. 

"Dan sampai hari ini mereka masih bertanya, bagaimana nasib kami?" lanjut Om Hao lagi. 

Setelah kabar tragis itu menyebar, lokasi tersebut menjadi destinasi untuk mengakhiri hidup sampai hari ini. Tak cuma fenomena mistis yang kerap terjadi di kawasan jembatan Cirahong, pada lintasan kereta api menuju jembatan juga kerap terlihat beberapa sosok makhluk halus.

"Terus banyak sih kejadian, tahun 1950 an juga ada kecelakaan kereta api di sana," tandas Om Hao. 


Topik

Serba Serbi



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Malang Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Desi Kris

Editor

Sri Kurnia Mahiruni