JATIMTIMES - Lantai 6 Gedung Trauma Center dan Intensive Care Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Soedono yang ada di Kota Madiun kini resmi digunakan menjadi ruang ICU (Intensive Care Unit).
Selain menjadi Ruangan ICU, lantai 6 yang ada di gedung baru RSUD Soedono tersebut juga dijadikan ruang ICCU (Intensive Cardiologi Care Unit) yang merupakan ruangan untuk melayani perawatan pasien kritis dewasa dengan gangguan pada jantung.
Peresmian Ruang ICU dan ICCU tersebut ditandai dengan potong tumpeng oleh Direktur RSUD Soedono dr. Mochamad Hafidin Ilham, Rabu (17/11/2021) yang dihadiri seluruh perwakilan kepala bagian.

"Pertama-tama kita ucapkan puja dan puji shukur kita diberi kesehatan untuk dalam rangka pembukaan Pelayanan ruang ICU dan ICCU yang baru," tutur orang nomor satu di RSUD Soedono saat memberikan sambutan.
Selain itu, dr Ilham juga berharap dengan dibukanya ruang ICU dan ICCU tersebut bisa memberikan pelayanan yang lebih maksimal kepada warga masyarakat.
"Semoga bisa meningkatkan kwalitas pelayanan kita, agar RSUD Soedono betul-betul menjadi rumah sakit rujukan diwilayah Jawa Timur bagian barat," tambah Mochamad Hafidin Ilham.
Sementara itu ditemui ditempat terpisah, Kepala Keperawatan Ruang Intensif Ari Budi Santoso yang juga membawai ruang ICU, ICCU menjelaskan bahwa, ruang ICU yang baru ini memiliki 18 tempat tidur namun belum semuanya dapat difungsikan, sedangkan ruang ICCU juga memiliki18 tempat tidur baru 6 tempat tidur yang sudah aktif.

"Saat ini yang aktif untuk ICU baru 10 plus satu ruang isolasi tranfusi airborne ini harus ada standartnya, kemudian yang ICCU sama, punya 18 ruang tidur sementara yang aktif baru 6 tempat tidur 4 untuk cadangan," ungkap Mochamad Hafidin Ilham.
Ari Budi Santoso berharap ruang ICU dan ICCU yang baru ini bisa jadi Icon RSUD Soedono yang merupakan Rumah Sakit rujukan untuk rumah sakit pendamping diwilayah Jawa Timur bagian barat.
"Harapan kami kedepannya ini bisa menjadikan salah satu Icon kita. Karena rumah sakit Soedono rumah sakit rujukan. Selama ini rujukan dari rumah sakit pendamping itu sering tapi mereka tidak bisa masuk, dengan dibukanya ruang baru ini transportasi rujukan itu bisa segera lancar," tutup Ari Budi Santoso.
