Jatim Times Network Logo
Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Peristiwa

Inilah Lima Film Nasional Terhits yang Mengambil Lokasi Syuting di Malang Raya

Penulis : Imam Syafii - Editor : Sri Kurnia Mahiruni

21 - Jan - 2018, 20:17

Placeholder
Film Punk in Love, yang mengambil lokasi syuting di Kota Malang, banyak diminati masyarakat. (foto : istimewa)

MALANGTIMES - Malang sebagai kota terbesar kedua di Jawa Timur setelah Surabaya menawarkan banyak keunggulan. Termasuk pernah menjadi bagian dari setting lokasi film-film nasional. Inilah film-film nasional terhits yang pernah mengambil setting lokasi di Malang.

1. Punk in Love

Film Punk in Love yang mengambil lokasi syuting di Stasiun Kota Lama Malang. (istimewa)

Film yang menceritakan kehidupan nyata seputar anak punk berasal dari Malang ini dirilis tahun 2009. Film ini dibintangi Vino G. Bastian (Arok), Andhika Pratama (Yoji), Yogi Finanda (Mojo), Aulia Sarah (Almira).

Baca Juga : Draft Sudah Final, Besok Pemkot Malang Ajukan PSBB

Ceritanya, suatu hari, Arok berniat bunuh diri dengan meloncat dari kantor Departemen Agama setelah mendapat kabar bahwa pujaan hatinya, Maia, hendak menikah dengan pemuda lain di Jakarta lima hari lagi. 

Untunglah aksi tersebut dapat dicegah oleh tiga sahabatnya. Lalu Arok berinisiatif ke Jakarta untuk menggagalkan pernikahan Maia dan menyatakan cinta kepadanya. 

Dalam film ini, tidak hanya aspek setting lokasi yang kaitannya dengan Malang. Akan tetapi juga bahasa yang digunakan adalah bahasa Jawa khas Malangan. 

.Beberapa setting tempat yang diambil yaitu gedung Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang (UM), Alun-Alun Tugu, Alun-Alun Merdeka, Balai Kota Malang, Embong Brantas, Pasar Tawangmangu, dan Stasiun Kotalama Malang.

2. Romeo dan Juliet

Film Romeo and Juliet yang mengambil lokasi syuting di Stadion Gajayana Malang dan Stadion Kanjuruhan Kabupaten Malang. (istimewa)

Ini merupakam film yang mengisahkan percintaan tragis ala Romeo & Juliet yang dipadukan dengan perseteruan suporter Persija Jakarta dan Persib Bandung dibalik suasana kisah asmara Edo Borne (Rangga), pendukung Persija, dengan Sissy Prescllia (Desi, pendukung Persib 

Awalnya Rangga adalah salah satu anggota The Jak Mania, suporter fanatik Persija. Ia bahkan mengelola toko yang menjual pernak-pernik yang berhubungan dengan klub Persija. The Jak dan Viking dikenal sebagai musuh bebuyutan. Mereka sering bentroki kalau kedua Persija dan Persib bertanding. 

Beberapa teman Rangga mencoba mengingatkan soal Desi yang ternyata kakaknya adalah ketua Viking. Rangga bilang ia tetap mendukung Persija meski jatuh cinta sama pendukung Persib. 

 Rangga akhirnya pergi ke Malang dan mengajak Desi pergi saat pertandingan Arema melawan Persib. Akhirnya terjadi bentrok kedua suplorter dan Rangga meninggal dunia.

Film ini mengambil lokasi syuting di Stadion Gajayana Malang dan Stadion Kanjuruhan Kabupaten Malang dengan menggandeng pentolan Aremania, Yuli Sumpil.

3. 5 CM

Film 5 CM yang mengambil.lokasi syuting di Stasiun Kota Baru Malang hdan Gunung Semeru. (Istimewa)

Ini merupakan film yang menonjolkan keindahan Gunung Semeru Malang dengan tema persahabatan, cinta dan nasionalisme. Film yang diperankan Genta (Fedi Nuril), Arial (Denny Sumargo), Zafran (Herjunot Ali), Riani (Raline Shah), Ian (Igor Saykoji) ini sangat pas bagi pecinta alam yang suka mendaki gunung.

Baca Juga : Hari ke 2 Proses Pencarian Pendaki Hilang karena Kesurupan, Puluhan Personel Dikerahkan

Film yang juga mengangkat keindahan Indonesia melalui Mahameru dan Ranu Kumbolo berhasil membuat para pecinta film untuk pergi ke sana. Namun, seperti yang kita ketahui bahwa untuk mencapai ke sana juga harus memiliki ketahanan tubuh yang kuat, pengetahuan tentang gunung dan mendaki serta perlengkapan yang cukup. Tidak semua mampu beradaptasi dengan lingkungan di sekitar Mahameru.  

Lokasi syutingnya antara lain di Stasiun Kota Baru Malang. Juga sejumlah lokasi dalam perjalanan menuju Gunung Semeru.

4. Tendangan dari Langit

Film Tendangan Dari Langit yang mengambil lokasi syuting di Gunung Bromo. (istimewa)

Film inj mengisahkan cerita anak yang hobi sepak bola namun tidak mendapat persetujuan dari orang tuanya. Kisahnya, Wahyu (16 tahun) memiliki kemampuan luar biasa dalam bermain sepak bola. Ia tinggal di Desa Langitan di lereng Gunung Bromo bersama ayahnya seorang penjual minuman hangat di kawasan wisata gunung api itu serta ibunya


Demi membahagiakan orang tuanya, Wahyu memanfaatkan keahliannya dalam bermain bola dengan menjadi pemain sewaan dan bermain bola dari satu tim desa ke tim desa lain dengan bantuan Hasan, pamannya. Sayangnya Pak Darto, ayah Wahyu, sangat tidak menyukai apa yang dilakukan anaknya. Hingga akhirnya Wahyu menjadi pemain terbaik Indonesia.

Lokasi syuting di Stadion Gajayana Malang dam Balai Kota Malang.

5. Yowis Band

Film Yowis Band mengambil lokasi syuting di Alun-alun Merdeka Malang dan Kampung Warna-warni Jodipan. (istimewa)

Ini merupakan film terbaru yang akan diputar tahun 2018 ini. Mengambil lokasi syuting di Malang dan Kota Batu. Film yang diperankan youtuber Bayu Skak asal Malang ini dikemas dalam percakapan bahasa Jawa dan berkomedi. 

Beberapa tempat menjadi lokasi syuting. Yakni Alun-Alun Merdeka dan Masjid Jami' Agung Kota Malang, Gereja Katedral Ijen, Kampung Tridi, SMA Dempo, Museum Angkut Batu, dan Alun-Alun Kota Batu.

Dalam ceritanya, Bayu juga menunjukkan keberagaman etnis. Juga kehidupan antar-ekonomi sosial. Keberagaman ini dikemas dalam sebuah persahabatan di kelompok band bernama 'Yowis Band'.

Persahabatan terjalin antara si miskin Bayu yang diperankan Bayu Skak dan Donny, si kaya yang diperankan oleh Joshua Suherman. (*)


Topik

Peristiwa film-nasional-hits lokasi-syuting-di-malang



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Malang Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Imam Syafii

Editor

Sri Kurnia Mahiruni