MALANGTIMES - Biasanya, sebagian besar masyarakat merayakan pergantian tahun dengan meniup terompet, membakar jagung dan pesta kembang api.
Namun di wilayah Lawang, Kabupaten Malang momentum pergantian tahun dihabiskan dengan perbuatan meresahkan. Entah karena iseng atau sengaja seorang oknum tak bertanggungjawab membakar gerobak mie ayam.
Baca Juga : HMI Kisip Brawijaya Salurkan Bantuan APD dan Handsanitizer ke RS Saiful Anwar
Tindakan ini membuat warganet geram setelah salah satu akun bernama Sam Oke memosting kejadian ini di Grup Facebook Komunitas Peduli Malang (Asli Malang).
Peristiwa ini terjadi pada Senin (1/1/2018) sekitar pukul 03.30 WIB. Insiden ini viral dan menjadi perbincangan warganet di facebook sejak diunggah sekitar pukul 13.00 WIB.
Pemilik akun yang mengunggah kejadian ini menuliskan kata-kata untuk postingannya dengan kalimat sebagai berikut, "Tahun baruan ya tahun baruan rek, sesama arek Malange, cuma ya jangan kayak begini, gerobak dibuat kerja, laba tidak seberapa, bisanya makan dari jualan mie ayam dibakar seperti ini. Minta tolong yang merasa melakukan tanggungjawab, kasihan pemiliknya. Posisi sebelum Pasar Lawang sekitar jam 03.30 WIB,".
Postingan ini mengundang beragam komentar pedas dan geram netizen. Sampai Senin (1/1/2018) pukul 14.00 WIB, ada sekitar 600 komentar dan 2.400 like dari netizen untuk postingan ini.
Netizen yang berkomentar pedas dan geram serta prihatin misalnya disampaikan oleh akun bernama Nhovi Julio Wahyudi dengan berkomentar, "aminnn ?? mugo" yang punya gerobak banyak rejekinya, dapat imbalan yang berlimpah," tulis Nhovi.
Baca Juga : Peduli Covid-19, Hawai Grup Sumbang Ratusan APD ke Pemkot Malang
Lalu, ada lagi komentar dari Randhika Stevandhi yang menulis,"Kuk ya tega, otaknya dimana ini, yang sabar ya pak, semoga rezekinya semakin barokah dan berlimpah ruah dan tidak ada kekurangan amin'"
Lalu, ada lagi komentar dari pemilik akun Adinda Cyg Ayh mengatakan "Bukannya memperbaiki diri di tahun baru, Malah ini kuk nambah-nambahin dosa. Semoga Allah SWT yang menegur hambanya yang tak punya hati Amiin'".
Dari kejadian tersebut, para netizen berharap pelaku segera menyerahkan diri atau mengganti rugi gerobak kepada pemiliknya atau menggantinya hingga bisa berjualan seperti biasanya.
