Jatim Times Network Logo
Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Peristiwa

Cara Koboi Disnaker Kabupaten Malang Ini Banyak Direplikasi Instansi Lain, Seperti Apa Prakteknya?

Penulis : Nana - Editor : Heryanto

17 - Dec - 2017, 22:48

Placeholder
Menumbuhkan kepekaan kemanusian kepada masyarakat tidak beruntung, mulai terus bermunculan di Kabupaten Malang. Pola spontanitas dan sinergitas menjadi kunci bagi gerakan kemanusiaan. (Nana/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Cara Koboi yang dilakukan dari sosok nomor satu di Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Malang dalam acara Job Market Fair 2017 beberapa waktu lalu, ternyata jadi referensi bagi instansi pemerintah lainnya.

Baca Juga : Tiga Tenaga Kesehatan Positif Covid-19 di Kota Malang Sembuh

Melalui tindakan 'nodong' ala Koboi dalam acara seremoni, Disnaker Kabupaten Malang berhasil mengumpulkan uang yang terbilang besar dalam perlehatan bursa kerja yang diikuti oleh berbagai unsur masyarakat, pengusaha dan rekan kerja di OPD.

Wajah sumringah pun terlihat jelas disela rasa lelah Yoyok Wardoyo Kepala Disnaker Kabupaten Malang saat uang terkumpul cukup besar. "Alhamdulillah ternyata berhasil dengan cepat. Dana terkumpul dan bisa membuat saudara-saudara kita tersenyum bahagia," kata Yoyok saat selesai acara tersebut. 

Yang dilakukan Yoyok dengan cara koboi tersebut, tentunya bukan dalam dimensi negatif. Seperti dalam film-film Hollywood yang mencitrakan seorang koboi dalam  menyelesaikan persoalan dengan saling todong dan baku tembak.

Tapi, cara koboi Yoyok tidak dengan menarik pelatuk senapan. Tapi menarik pelatuk nurani manusia untuk bersama membantu masyarakat miskin dan penyandang difabel. Pelatuk nurani inilah yang digerakkan, sehingga mendorong lahirnya empati.

"Saya pikir kita perlu memanfaatkan momen saat kita berkumpul bersama dalam satu ruang untuk kepentingan saudara-saudara kita yang kurang beruntung. Spontanitas saja, tanpa target. Tapi ternyata hasilnya luar biasa," kata Yoyok, Minggu (17/12).

Keberhasilan ala Koboi ini ternyata direplikasi oleh instansi pemerintah lainnya yang melehat berbagai acara. Baik merayakan hari jadi maupun kegiatan rutin tahunan. Misal seperti yang terlihat di Kodim 0818 dalam kegiatan hari jadi TNI AD.

Selain acara seremoni, di hari jadi tentara ini juga disisipkan berbagai kegiatan sosial-kemanusiaan yang berhubungan dengan masyarakat miskin dan penyandang difabel diberbagai wilayah Kabupaten Malang.

Baca Juga : Tanggap Covid-19, Fraksi PKS DPRD Kota Malang Bagikan Ratusan APD ke Petugas Medis

Koramil 0818/07 Pakisaji Lettu Inf Didik Hartono mengatakan, bahwa dirinya termotivasi dengan cara menggalang dana kemanusiaan bagi penyandang difabel yang dilakukan oleh Disnaker Kabupaten Malang. Terutama, di wilayah Pakisaji penyandang difabel ini juga relatif banyak.

"Beliau (Yoyok Wardoyo, red) telah memberikan contoh konkrit seorang pemimpin dalam kepekaannya terhadap sesama yang kurang beruntung. Caranya yang spontan tersebut menginspirasi kita untuk mereplikasinya," ujar Didik yang juga aktif dalam persoalan kaum difabilitas di wilayahnya ini.

Pola koboi dengan cara menodong langsung ini tentunya akan menjadi bagian strategi kemanusiaan dalam meringankan beban masyarakat yang kurang beruntung dalam kehidupannya. Selain akan semakin mengeratkan hubungan antar pemangku kepentingan dalam bersama-sama mengentaskan kemiskinan.

Sinergitas inilah, ujar Didik, yang akan membuat masyarakat miskin, penyandang difabel, anak yatim piatu dan lainnya merasa. Bahwa disekeliling mereka masih banyak orang-orang yang ikhlas bersama mereka.

"Kekuatannya di sana. Apalagi kita sebagai pelayan masyarakat. Tentunya tidak bisa kalau hanya mengandalkan kekuatan sendiri. Sinergitas dengan seluruh elemen menjadi poinnya," ujar Yoyok yang berharap banyak seluruh pihak untuk terus menguatkan kebersamaan dalam meringankan beban masyarakat yang tidak beruntung di sekitar kita. 

"Kalau mereka saja tidak menyerah dalam segala keterbatasannya. Maka kita yang diberi nikmat lebih jangan sampai kalah dan menyerah untuk terus mendampingi dan membantu mereka," pungkas Yoyok.


Topik

Peristiwa Disnaker-Kabupaten-Malang Job-Market-Fair-2017 Yoyok-Wardoyo pengumpulan-dana



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Malang Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Nana

Editor

Heryanto