Jatim Times Network Logo
Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Serba Serbi

Sering Makan Korban, Inilah Kisah Mistis Pencari Ikan di Sungai Brantas Tulungagung

Penulis : Anang Basso - Editor : Nurlayla Ratri

05 - Dec - 2020, 18:39

Placeholder
Alimi tunjukkan lokasi mancing di Sungai Brantas Tulungagung. (Foto: Istimewa / Tulungagung TIMES)

Setiap kali ada kematian yang tak wajar, selalu ada kisah misteri yang menjadi perbincangan. Entah berapa puluh kali, Sungai Brantas yang membelah wilayah Kabupaten Tulungagung ini menelan korban nyawa melayang.

Seorang pemancing yang juga aktivis Wild Water Indonesia region Tulungagung, Alimi (40) pria asal Rejotangan ini yang mengisahkan berbagai kejadian mistis di Sungai Brantas.

Baca Juga : Cekik Rasulullah SAW, Ini Alasan Pendeta Yahudi Akhirnya Memeluk Islam

 

"Di tempat biasanya saya mancing itu ada batu besar yang di atasnya ada kendi. Saya kira kendi itu ternyata kosong. Saat itu ingin saya banting, tapi kok perasaan nggak penak," kata Alimi dengan bahasa Tulungagungan.

Akhirnya, Alimi memutuskan untuk meletakkan kembali kendi di atas batu dan malamnya ternyata Sungai Brantas banjir.

Batu besar tempat kendi itu diceritakan Alimi terendam hingga lebih dari 1 meter dari permukaan air.

"Anehnya, setelah airnya surut kendi kosong itu tidak bergeser sedikitpun, sungguh tidak masuk akal," ujarnya, Sabtu (05/12/2020).

Kejadian aneh lain yang dialami Alimi di antaranya, suatu ketika ia pulang mancing menjelang matahari tenggelam.

"Saat saya melewati jalan untuk pulang, ada pohon lamtoro sebesar betis. Tidak ada angin tak ada hujan tau-tau pohon itu bergerak melengkung menutupi jalanan yang akan saya lewati," jelasnya.

Bahkan, saat enak-enak mancing disebutkan Alimi ada mayat yang lewat dan diduga korban tenggelam dari wilayah selatan (Blitar), sekitar seminggu lalu.

Baca Juga : Berkah Laron di Musim Hujan, di Tulungagung Jadi Aneka Masakan Favorit

 

"Mau saya minggirkan jaraknya lebih dari lima meter, akhirnya saya tak bisa berbuat banyak," jelasnya sambil menunjukkan foto saat kejadian.

Bagi Alimi, karena alam ini biasanya ada yang menunggu dirinya selalu meminta izin dengan bahasanya sendiri agar jika ada makhluk astral di tempatnya mancing untuk tidak saling mengganggu.

"Saya selalu mengucap salam dulu dan berdoa agar diberikan keselamatan oleh Allah SWT," jelasnya.

Saran lain yang disampaikan pria berambut gondrong ini, jika ingin menuruti hobi mancing atau mencari ikan sebaiknya ditempat yang benar-benar aman bagi keselamatan.

"Makanya saya jarang mancing jauh dari rumah. Selain tidak menguasai medan, takutnya mancing pas di tempat yang angker. Biasanya, tempat yang agak horor itu ikannya pasti gampang dapat mungkin karena jarang dijamah orang-orang," pungkasnya. 


Topik

Serba Serbi



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Malang Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Anang Basso

Editor

Nurlayla Ratri