Jatim Times Network Logo
Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Hiburan, Seni dan Budaya

Disebut Kota Batik, tapi Pengrajin Batik di Pamekasan Mengeluh

Penulis : Khairul Rozi - Editor : Yunan Helmy

02 - Oct - 2020, 19:35

Placeholder
Fathorrahman, salah satu pengrajin batik asal Desa Klampar, Pamekasan. (Foto:ist/JatimTimes.com)

Bertepatan dengan Hari Batik Nasional yang diperingati setiap 2 Oktober,  pengrajin di Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, mengeluh.

Salah satunya diungkapkan Fathorrahman (28), pengrajin batik tulis asal Desa Klampar, Kecamatan Proppo. Dia  mengeluh lantaran sepinya pembeli.

Baca Juga : Keris yang Masih Eksis di Zaman Digital, Butuh Serangkaian Ritual Khusus Pegangan Pribadi

Selain itu, dia mengeluhkan bahan baku yang terus mengalami kenaikan. Apalagi,batik luar daerah  masuk ke Pamekasan sehingga merusak harga di pasaran.

"Sebelum adanya covid-19, penjualan kami sudah sangat menurun. Apalagi sekarang,"katanya kepada JatimTimes.com, Jumat (02/1/2020).

Meski Pamekasan dikenal dengan Kota Batik, pemerintah setempat  dianggap belum mampu menyejahterakan masyarakat pengrajin batik di Pamekasan.

"Harapan saya, batik di Pamekasan itu harus diperhatikan. Jangan cuma mem-branding mobil dinas saja agar pengrajin batik itu tidak mengeluh. Soalnya,  batik itu memilik faktor sejarah sehingga perlu diperhatikan betul oleh pemerintah," ucapnya.

Baca Juga : Nico, Masih Remaja tapi Sangat Terampil Bikin Barongan Harga Jutaan

Selain itu, dalam dua tahun kepemimpinan Bupati Baddrut Tamam dan wakilnya, Raja'e, pihaknya meminta agar pemerintah lebih tegas dalam menghalau batik luar Pamekasan masuk ke wilayahnya. "Karena kebanyakan para ASN dan orang Pamekasan memakai batik dari luar, bukan batik dari daerahnya sendiri," tutupnya.
 


Topik

Hiburan, Seni dan Budaya



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Malang Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Khairul Rozi

Editor

Yunan Helmy