Jatim Times Network Logo
Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Gaya Bangga, Desainer Malang Berlaga di Jakarta Fashion Week (21)

Keindahan Bawah Laut Pantai Balekambang di Busana Karya Desainer Elma Faricha

Penulis : Wahida Rahmania Arifah - Editor : Heryanto

25 - Oct - 2017, 03:23

Placeholder
Busana karya desainer muda asal Malang Elma Faricha ditampilkan di Jakarta Fashion Week (foto: Jakarta Fashion Week Official)

MALANGTIMES - Desainer berusia 21 tahun asal Malang Elma Faricha membawa keindahan pantai Kabupaten Malang di ajang fashion show akbar Jakarta Fashion Week.

Dalam fashion show yang berlangsung pada Selasa (24/10/2017) itu Elma membawa tema Seagara yang bermakna kekayaan bawah laut Pantai Balekambang. 

Baca Juga : Fashion Hijab Wud Hadirkan Koleksi Baru, Pertahankan Bisnis Saat Pandemi Covid-19

Elma menjelaskan ia mengusung warna-warna yang mencerminkan kekayaan laut pantai Kabupaten Malang. "Saya pilih warna navy blue, beige, grey, dan merah yang menggambarkan keindahan laut selatan Kabupaten Malang," jelasnya, Selasa (24/10/2017).

Navy blue ialah turunan dari warna biru yang sangat gelap, warna yang sangat kontras dengan putih. Warna beige adalah warna yang cukup sering dipilih desainer dunia.

Warna ini merupakan campuran warna abu-abu dan coklat ini dapat menciptakan kesan hangat namun lembut untuk pemakaianya. Warna ini  dikenal pula dengan sebutan warna khaki.

Grey atau abu-abu diprediksi menjadi warna yang ada dalam tren mode di tahun 2017 ini. Di dunia fesyen, tahun ini tren yang diangkat ialah Greyzone. Adapun dari Greyzone ini  tren mengerucut ke dalam empat subsektor yaitu Archean, Vigilant, Cryptic dan Digitarian.

Subsektor tren mode Archean ialah dari krisis yang terjadi pada alam saat ini. Di dunia mode, tema ini digambarkan dalam warna-warna alam, misalanya biru indigo, hijau, abu-abu hingga coklat. 

Desainer asal Pujon Kabupaten Malang ini menjelaskan bahwa pemilihan kain untuk ajang Jakarta Fashion Week tak lain karena jenis kain katun dan wool mudah perawatan. 

video oleh Wahida Rahmania Arifah/MalangTIMES

 

"Karena desain busana saya sesuaikan dengan kebutuhan sehari-hari masyarakat, sperti kemeja, celana, rok, hingga coat yang dapat digunakan di sepanjang musim dingin. Jadi, saya memilih bahan-bahan yang mudah perawatannya dan nyaman dikenakan seperti katun dan wool," jelas Elma.

Baca Juga : Sarung Tangan Mirip Kulit Manusia Bisa Cegah Covid-19? Unik atau Seram Ya?

Secara umum kain katun (cotton) berasal dari serat kapas. Ciri khas kain katun ialah tekstur yang halus dan lembut serta kuat dan tahan lama. Bahan katun jika digunakan, terasa nyaman di badan dan tidak panas. Sebagaimana disebutkan Elma perawatan kain katun ini lebih mudah. Selain itu, katun terbuat dari serat alami sehingga tidak membuat alergi.

Kain yang juga dipakai Elma ialah wool yakni serat yang terbuat dari bulu domba. Wool terbentuk oleh serat protein, yang terdiri dari lebih dari 20 asam amino. Asam amino ini membentuk polimer protein. Wol juga mengandung sejumlah kecil lemak, kalsium dan sodium.  

Karena terbuat dari serat protein wool memiliki beberapa keunggulan yakni tahan terhadap api, awet atau tahan lama, meregangkan hingga 50% ketika basah dan 30% saat kering.

Selain katun dan wool, rupanya Elma juga menggunakan jenis kain chiffon casionic. "Kain ini merefleksikan gelombang air laut. Apalagi saya pakai dominasi warna navy blue, beige, grey serta merah yang menggambarkan keindahan laut selatan Kabupaten Malang," jelas dia. 

Bahan chiffon atau sifon adalah kain yang terbuat dari sutra, katun, nilon, polyester, atau rayon. Kain  ini cenderung tipis dengan kilau samar dan penenunan sederhana. Sifon biasanya digunakan untuk pakaian formal dan cocok juga untuk gaun malam. Jenis sifon yang digunakan Elma ialah casionik. 

Busana terakhir yang ditampilkan ialah karya desainer Agus Sunandar. Pria yang juga dosen tata busana Universitas Negeri Malang (UM) ini menampilkan karya busana yang terinspirasi dari perahu nelayan Pantai Selatan. Seperti apa? Simak pada ulasan selanjutnya. (*)


Topik

Gaya Desainer-Malang Jakarta-Fashion-Week Elma-Faricha IFC Indonesian-Fashion-Chamber



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Malang Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Wahida Rahmania Arifah

Editor

Heryanto