MALANGTIMES - Desainer senior asal Malang, Hermina Andreyani prihatin melihat perkembangan mode busana anak-anak belakangan ini.
Baca Juga : Fashion Hijab Wud Hadirkan Koleksi Baru, Pertahankan Bisnis Saat Pandemi Covid-19
Menurut desainer senior itu anak-anak zaman sekarang banyak berpakaian layaknya orang dewasa. Tak terkecuali saat mengikuti ajang lomba fashion show. Hermina sedih melihat ajang mode di Malang justru banyak menampilkan anak-anak dengan busana mirip orang dewasa.
"Anak-anak itu kasian, masih kecil sudah pakai sepatu hak tinggi. Berpakaian seperti orang dewasa pula. Padahal di usia mereka busana seperti itu tidak cocok," ujarnya saat ditemui di Quinna School of Fashion kawasan Sulfat Kota Malang, Jumat (14/7/2017).
Sepatu berhak tinggi seringkali menjadi dandanan andalan para model di ajang pencarian bakat. Bila dikenakan model anak-anak, menurut Hermina sepatu jenis ini tidak cocok. Ia juga menjelaskan model busana anak-anak di ajang pencarian model cenderung ala orang dewasa.
Wanita yang ditunjuk sebagai pembina asosiasi desainer Indonesian Fashion Chamber (IFC) Chapter Malang itu sering sedih apabila ditunjuk sebagai juri ajang pencarian model usia anak-anak.
Baca Juga : Sarung Tangan Mirip Kulit Manusia Bisa Cegah Covid-19? Unik atau Seram Ya?
"Kalau orang lain melihat busana mereka yang model dewasa itu bagus dan memperlihatkan bakat sebagai model, saya enggak. Menurut saya kalau model anak-anak ya pakai busana sesuai usia anak-anak bukan busana orang dewasa," imbuh desainer yang lama menetap di Bali itu.
Hermina yang puluhan tahun berkecimpung di dunia mode seringkali berpesan bagi orang tua model anak-anak di Malang.
"Saya sering bilang, anak-anak pakai baju anak-anak meskipun dia pengen jadi model, tetep kalau ada perlombaan model anak-anak sebaiknya bajunya seusia mereka," tegas Hermina. (*)
