MALANGTIMES - Bicara soal fashion anak muda, tidak lepas dari alas kaki yakni sepatu.
Baca Juga : Fashion Hijab Wud Hadirkan Koleksi Baru, Pertahankan Bisnis Saat Pandemi Covid-19
Bagi pembaca muda, tentu mengenal baik alas kaki jenis sneakers maupun boot. Sepatu jenis boot memiliki bagian atas yang menutup betis hingga hampir sampai ke lutut. Kini, mode sepatu boot berkembang hingga menjadi tren di dunia mode.
Dari catatan sejarah, sepatu boot ini awalnya dibuat orang Mongolia guna melindungi kulit dari binatang.
Dilansir dari berbagai sumber, Bangsa Mongolia tahun 1200 Masehi sudah mulai menggenakan sepatu boot guna melindungi kaki dari udara dingin.
Geografis tempat tinggal Bangsa Mongolia yang dekat dengan kutub utara, menjadikan suhu udara di sana membeku.
Adapun, orang Mongol membuat sepatu boot dari bulu Yak atau sejenis sapi dari Mongolia. Dipilih bulu binatang itu sebab memberikan efek hangat.
Baca Juga : Sarung Tangan Mirip Kulit Manusia Bisa Cegah Covid-19? Unik atau Seram Ya?
Bentuk sepatu boot awalnya terdiri dari legging, sol, dan bagian bawah. Sekitar 1000 SM, bentuk boot seringkali sampai ke lutut.
Nah, seiring perkembangan masa penggunaan boot ini semakin meluas. Seperti apa perkembangan sepatu boot di Eropa?
Dan bagaimana desainer memandang mode sepatu boot yang kian berkembang? Baca ulasan mode sepatu boot di MALANGTIMES. (*)
