Jatim Times Network Logo
Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Peristiwa

"Pangestunipun Mbah..." Bupati Malang Rendra Kresna Ngalap Berkah

Penulis : Nana - Editor : Lazuardi Firdaus

12 - Jun - 2017, 20:19

Placeholder
Bupati Malang Dr H Rendra Kresna bersama nenek tua warga Kabupaten Malang dalam sebuah kegiatan di desa.

MALANGTIMES - Doa atau berkah orang tua adalah keajaiban sekaligus kekuatan yang mustajab. Inilah yang selalu dipegang Bupati Malang Dr H Rendra Kresna selama ini dalam menapaki berbagai ruang pengabdiannya.

Baca Juga : Tiga Tenaga Kesehatan Positif Covid-19 di Kota Malang Sembuh

Bersandar pada Sabda Nabi Muhammad SAW dari Anas bin Malik mengenai, “Tiga doa yang tidak tertolak, yaitu doa orang tua, doa orang yang berpuasa, dan doa seorang musafir", Rendra mendapat limpahan doa dalam menjalankan amanahnya sebagai bupati Malang dua periode.

"Konteks orang tua di sini bukan sekadar orang tua kandung, tetapi juga mereka yang memang memiliki jiwa mengayomi, mencintai orang yang usianya lebih muda daripada mereka," ujar Rendra yang menunjuk masyarakatnya yang telah lanjut usia dan memperlakukan siapa saja sebagai anaknya, Senin (12/06).

"Pangestunipun Mbah..." Begitulah Rendra setiap kali dalam kunjungannya ke berbagai desa, selalu menyempatkan diri meminta doa kepada para orang tua yang ada di desa tersebut. 

Bagi Rendra, doa mereka yang disampaikan dengan sederhana dan ekspresi tulus yang dipancarkannya mampu memberinya kekuatan dan keselamatan dalam menjalankan roda pemerintahan selama ini. Rendra sebagai orang nomor satu di Kabupaten Malang selalu menempatkan dirinya sebagai seorang anak di hadapan warganya yang telah berusia lanjut. 

Ngalap berkah. Begitulah istilah Rendra setiap memiliki kesempatan dalam kegiatannya yang sangat padat setiap harinya. "Sambil menyelam minum air, sambil mengabdi dalam kerjaan juga mencari berkah dari doa para orang tua di sana," ungkap dia.

Baca Juga : Tanggap Covid-19, Fraksi PKS DPRD Kota Malang Bagikan Ratusan APD ke Petugas Medis

Dia juga menyampaikan, ngalap berkah lewat doa para orang tua tersebut bukanlah untuk kebaikan diri dan keluarganya sendiri. Tapi lebih pada konteks Rendra sebagai bupati yang dimiliki bukan oleh keluarganya saja, tapi juga oleh seluruh masyarakat di Kabupaten Malang.

Dulu, ulama Fudhail bin ‘Iyadh berkata, “Seandainya aku memiliki doa yang mustajab, maka akan aku tujukan doa tersebut kepada pemimpin.”

Ada yang bertanya kepada Fudhail, “Mengapa bisa demikian?” Ia menjawab, “Jika aku tujukan doa tersebut pada diriku saja, maka itu hanya bermanfaat untukku. Namun jika aku tujukan untuk pemimpinku, maka rakyat dan negara akan menjadi baik,".

Maka, "pangestunipun" sebagai bentuk hormat anak kepada orang tua dalam ngalap berkah dunia dan akhirat kelak juga bertransformasi sebagai doa individu menuju kolektivitas berkah kepada masyarakat banyak. (*)


Topik

Peristiwa bupati-malang rendra-kresna berkah-orangtua



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Malang Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Nana

Editor

Lazuardi Firdaus