Sperma telah menjadi industri. Walau pun dengan berbagai kepentingan di dalamnya, urusan tersebut kerap menjadi perbincangan panas di beberapa negara. Sperma diperjualbelikan kepada para perempuan yang sudah diambang frustasi untuk mendapatkan momongan.
Ada harga yang harus ditebus oleh kaum hawa untuk mendapatkannya. Baik melalui sebuah hubungan badan secara langsung maupun melalui teknologi inseminasi.
Dilansir dari Tech Radar, China merupakan salah satu negara yang mempraktikkan masalah sperma bagi warga perempuannya. Di China, harga sperma dinilai cukup tinggi. Bayaran untuk para laki-laki penyumbang sperma sekitar Rp. 13,7 juta untuk sekitar 40 mililiternya. Pembayar sperma dilakukan oleh pihak-pihak rumah sakit, seperti Renji di Shanghai.
Bank sperma di Jiangsu pun tak ketinggalan menawarkan ratusan juta rupiah untuk para lelaki yang bersedia memberikan spermanya. Di sini, pihak bank bahkan bersedia membayar sampai Rp 114 juta bagi para 'donatur' sperma tersebut.
Di berbagai rumah sakit tersebut, para lelaki penyumbang sperma juga mendapatkan berbagai fasilitas lainnya. Baik, pemeriksaan kesehatan gratis sampai pada fasilitas lainnya. Misalnya, ruangan lengkap dengan televisi yang bisa menayangkan berbagai macam pose untuk merangsang birahi sang laki-laki, agar bisa menghasilkan sperma untuk pihak rumah sakit.
Lain cerita dengan beberapa lelaki di negara lainnya. Sebut saja pria asal Los Angeles Amerika Serikat bernama Kyle Gordy. Di sana, pria ini terkenal sebagai penyumbang sperma bagi kaum hawa yang ingin memiliki anak. Reputasi Kyle bahkan sampai mendunia. Tercatat, ada sekitar delapan belas anak biologis yang telah dilahirkan melalui kiprah gratisnya terhadap berbagai kliennya. Baik yang sudah berkeluarga maupun perempuan yang masih perawan.
Kyle ibarat Robin Hood dalam urusan menghamili perempuan tanpa meminta imbalan uang, dirinya siap melakukan hubungan badan. "Hubungan asmara adalah sesuatu yang membosankan. Menyumbang sperma memberi jalan keluar. Aku tidak punya tekanan untuk mencari pacar tapi aku masih bisa punya anak. Bagi saya, donasi sperma adalah pengganti untuk memiliki pacar," ucap Kyle.
Kyle dalam sebulan bisa menyumbangkan spermanya kepada 2 sampai 5 perempuan yang benar-benar menginginkan anak. Walaupun banyak kaum hawa yang tertarik melakukan hubungan badan dengannya, Kyle tidak melakukannya secara serampangan. "Satu bulan ada sekitar 100 perempuan yang tertarik. Tapi saya hanya melayani 2 sampai 5 perempuan saja. Tentunya secara gratis," ujarnya.
Para pendonor sperma juga mengiklankan dirinya dalam melakukan tugasnya tersebut. Sebut saja pria asal Inggris bernama Terry, seorang penyumbang sperma bagi wanita yang ingin hamil dengan cara inseminasi alami, alias ngeseks tanpa kondom.
"Mencari perempuan yang ingin hamil. Saya akan datang ke rumah Anda, dan menumpahkan seluruh sperma saya di liang rahim Anda. Tanpa pamrih. Saya dijamin sehat," begitulah iklan Terry.
Terry sama dengan Kyle yang tidak memasang tarif dalam pelayanannya tersebut. Seks itu menyenangkan. Seks tanpa kondom bahkan lebih nikmat lagi. Apalagi jika memang ingin hamil. ucapnya seperti dilansir Metro.co.uk.
Berbagai fenomena tersebut, terlihat tabu apabila terjadi di Indonesia. Hubungan seks diatur dengan berbagai regulasi dan etika serta agama yang dianut kuat masyarakat. Walau pun tentu secara laten, kerap terdengar persoalan tersebut. Sperma menjadi industri telah jadi rahasia umum. Dimana kaum hawa yang kerap berada di posisi termarjinalkan.
Lantas, seberapa berpengaruhnya atau manfaat sperma terhadap perempuan. Khususnya di negara-negara super sibuk, sehingga sperma menjadi bagian dalam industri maupun sebagai ruang happy fun beberapa pria.
Menurut penelitian terhadap 293 anak perempuan di State University of New York, sperma terbukti mampu menepis kemurungan ketika vagina menyerapnya ke dalam pembuluh darah. Vagina bisa menyerap sperma dengan cepat sehingga bisa langsung mengubah suasana hati.
Dari beberapa literatur juga disampaikan sperma mengandung melatonin, yang bisa membantu tidur nyenyak dan nyaman. Serta bisa memperlambat penuaan. Karena, setiap satu sendok teh sperma mengandung protein, vitamin C, kalsium, klorin, asid sitrik, fruktosa, asid laktik, magnesium, nitrogen, fosfor, kalium, natrium, vitamin B12, dan zink. Zink inilah yang berfungsi sebagai antioksidan sehingga memperlambat proses penuaan.
Asosiasi Medis Amerika juga pernah menuliskan, bahwa frekuensi ejakulasi pria bisa menurunkan risiko mendapatkan kanker prostat. Sedangkan untuk perempuan, penyerapan sperma oleh dinding vagina bisa mengurangi risiko kanker payudara. Karena sperma mengandung glikoprotein dan selenium. Serta protein yang bisa mendorong proses ovulasi.
Sperma juga mengandung antigen yang bisa menguatkan kehamilan dan janin. sehingga menyelamatkan nyawa bayi yang ada dalam kandungan. Sperma juga mengandung vitamin E dan kaya akan protein. Bahkan jumlahnya lima kali lebih banyak dari produk kesehatan rambut.
Ternyata, sperma tidak hanya diperlukan untuk mendapat keturunan tapi juga baik untuk kesehatan.
