Jatim Times Network Logo
Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Profil Metamorfosa Universitas Kanjuruhan Malang (4)

Filosofi Dewa Keilmuan Ganesha, Cairan Ilmu Pengetahuan Tiada Habisnya

Penulis : Wahida Rahmania Arifah - Editor : Lazuardi Firdaus

20 - Apr - 2017, 23:13

Placeholder
logo unikama (foto : carikampus.com)

MALANGTIMES - Sebagai dewa ilmu pengetahuan, Ganesha kerap mengundang kekaguman para pakar ikonografi (pengetahuan tentang seni arca kuno) karena keindahan bentuk dan langgam patung yang berbeda-beda.

Ciri utama patung Ganesha ialah belalai yang tampak mengisap isi mangkok dalam genggaman tangan. Menurut mitologi Hindu, mangkok berisi cairan ilmu pengetahuan yang tidak habis-habisnya walau diisap terus-menerus.

Baca Juga : Tundukan Rasa Takut Untuk Kemanusiaan, Ini Kisah Bripka Jerry yang Banjir Apresiasi

Inilah yang diidentikkan dengan ilmu pengetahuan, tak pernah habis digali. Pembaca MALANGTIMES, filosofi Dewa Ganesha itu berkaitan dengan lambang dan logo Universitas Kanjuruhan Malang (Unikama).

Apa filosofi Dewa Ganesha yang dimaknai oleh Universitas Kanjuruhan Malang? Benarkah logo universitas juga berkaitan dengan kepemimpinan? 

Di mahkota yang dikenakan Ganesha, Universitas Kanjuruhan Malang memaknai sebagai perlambang tokoh pemimpin dengan keberanian dan kejujuran dalam menegakkan keadilan dan kebenaran.

Tangan kanan Ganesha yang memegang patahan gadingnya ialah perlambang senjata semacam tongkat komando dalam kepemimpinannya.

Sedangkan tangan kiri yang memegang mangkuk berisi Tirta Amarta (air kehidupan) melambangkan kesiapan seorang pemimpin yang selalu siap di barisan terdepan menghadapi bahaya untuk melindungi anak buah, siap menolong siapa saja yang perlu ditolong.

Posisi duduk Ganesha di atas bunga teratai diyakini melambangkan bahwa dalam keadaan bagaimanapun, kebijakannya selalu membawa kejayaan. Oleh sebab itu, Dewa Ganesha sebagai simbol ilmu pengetahuan menguatkan bahwa Universitas Kanjuruhan Malang merupakan tempat pengembangan, pendidikan, dan inovasi ilmu pengetahuan.

Lantas, apa makna segilima dan warna logo yang digunakan Universitas Kanjuruhan Malang? 

Segilima melambangkan bahwa Universitas Kanjuruhan Malang berasaskan Pancasila yang memiliki lima sila.

Baca Juga : Glenn Fredly Meninggal Dunia Tepat setelah 40 Hari Kelahiran Anak Pertamanya

Warna biru laut berarti ketulusan sikap. Ada warna biru tua karena melambangkan keteguhan tekad. Putih sebagaimana jamak diketahui orang melambangkan kesucian hati.

Selain itu, warna kuning ialah perlambang keluhuran budi. Warna merah melambangkan keberanian, membela kebenaran. Hitam ialah keabadian. Abu-abu melambangkan bijaksana, kedewasaan, tidak egois, tenang dan seimbang.

Filosofi Dewa Ganesha ini tentu berkaitan dengan visi, misi dan tujuan Universitas Kanjuruhan Malang.

Seperti apa? Dan bagaimana perguruan tinggi itu melaksanakan hakikat keilmuan hingga mengalami kemajuan pesat seperti sekarang? 

Simak selengkapnya di bagian selanjutnya Metamorfosa Universitas Kanjuruhan Malang. (*)


Topik

Profil Filosofi-Dewa-Keilmuan-Ganesha universitas-kanjuruhan



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Malang Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Wahida Rahmania Arifah

Editor

Lazuardi Firdaus