Jatim Times Network Logo
Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Pendidikan

Orang Tua Dilarang Menuntut Anak Agar Lebih Baik dari Temannya, Ini Alasannya

Penulis : Imarotul Izzah - Editor : Sri Kurnia Mahiruni

29 - Sep - 2018, 03:06

Placeholder
Psikolog Yayasan Kolese Santo Yusup Dra. Elli Susilowati, S.Psi dalam Seminar Parenting bertajuk Panggilan Sebagai Orangtua" di Ruang Serba Guna Satuan Pendidikan

Saat ini, semakin banyak orang tua yang mengikutkan anak ke tempat kursus, les, atau latihan-latihan tertentu. Tidak banyak juga orang tua yang mengharapkan anak meraih prestasi setelah ikut kegiatan di luar sekolah tersebut.

Ternyata, hal ini bisa berdampak buruk, sebab tuntutan tersebut melahirkan sebuah tekanan yang dapat mempengaruhi psikologis anak. Hal ini disampaikan oleh Psikolog Yayasan Kolese Santo Yusup Dra. Elli Susilowati, S.Psi dalam Seminar Parenting bertajuk "Panggilan Sebagai Orangtua" di Ruang Serba Guna Satuan Pendidikan di kawasan Jalan Dokter Sutomo No. 35 yang diikuti oleh 465 orang tua.
"Jangan berpikiran dan memiliki tujuan utama saat memasukkan ataupun mengikutkan buah hati pada sebuah tempat kursus, les, atau latihan lainnya untuk meraih prestasi. Sebab secara tidak langsung hal tersebut melahirkan sebuah tekanan yang dapat mempengaruhi psikologis anak," ungkapnya.

Elli khususnya memperingatkan orangtua yang selalu menuntut anaknya untuk lebih baik dari temannya. Menurut Elli, apabila orang tua berlaku demikian, akan tumbuh jiwa kompetitif yang tidak sehat pada diri anak.
"Pada saat anak tidak dapat tampil maksimal, anak malah diintimidasi. Hal itu akan menumbuhkan jiwa kompetitif yang tidak sehat pada diri anak. Anak akan cenderung meraih yang terbaik bagaimanapun caranya agar si anak tidak dimarahi, ditegur, atau bahkan diintimadasi oleh orangtuanya," papar Elli.

Elli menyarankan orang tua untuk membiarkan anak memiliki keterampilan tanpa embel- embel untuk meraih prestasi. Selain itu, membiarkan anak agar berekspresi agar makin kuat rasa kepercayaan dirinya. Nah, apabila anak punya masalah, orang tua baiknya memberi solusi cerdas. Namun, jangan selalu menjadi pahlawan dengan senantiasa membereskan permasalahan mereka.

"Padahal permasalahan tersebut semestinya dapat diselesaikan oleh mereka sendiri. Contohnya manakala setiap bekal anak diminta teman sekelasnya jangan langsung melabrak, tapi berilah solusi ataupun pemahaman bahwasannya teman si anak ternyata suka dan cocok dengan bekal yang dibawa. Dan ajarilah dia untuk berbagi tentunya diiringi dengan jumlah bekal yang dibawa oleh si anak," imbuhnya.

Tentunya mendengarkan dengan seksama manakala anak bercerita merupakan hal sederhana yang bisa dilakukan orangtua untuk menumbuhkembangkan kepercayaan diri, keberanian, kejujuran, dan juga rasa dihargai.


Topik

Pendidikan berita-malang Orang-Tua-Dilarang-Menuntut-Anak-Agar-Lebih-Baik-dari-Temannya mempengaruhi-psikologis-anak Yayasan-Kolese-Santo-Yusup Dra-Elli-Susilowati-S.Psi



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Malang Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Imarotul Izzah

Editor

Sri Kurnia Mahiruni