Logo Branding Kabupaten Malang Melambangkan Pengembangan Pariwisata dengan Cinta

Mar 30, 2017 22:13
Branding logo Disparbud Kabupaten Malang (foto Disparbud for MALANGTIMES)
Branding logo Disparbud Kabupaten Malang (foto Disparbud for MALANGTIMES)

MALANGTIMES - Pengembangan sektor pariwisata di Kabupaten Malang tahun ini benar-benar diseriusi.

Baca Juga : Tiga Tenaga Kesehatan Positif Covid-19 di Kota Malang Sembuh

Selain melakukan pembenahan terhadap sarana dan prasarana menuju destinasi wisata yang ada, Pemkab Malang menyiapkan logo dengan tagline "The Heart of East Java". Tagline ini mengandung banyak arti yang saling terkait.

Logo jadi yang akan segera dilaunching dalam waktu dekat ini, konsep awalnya terdiri dari 3 elemen yang saling terkait antara satu dengan yang lain. 

Pertama, tampilan logo awalnya fokus pada tagline "The Heart of East Java". Kedua, tampilan logo difokuskan pada nama Malang Kabupaten tanpa tagline. Sementara yang ketiga, gabungan antara kedua konsep tersebut. Namun, ketiga konsep tersebut tetap mencantumkan logo M-3. 

Hanya saja, pada konsep ketiga yang akhirnya disepakati menjadi logo resmi ini, tagline ditulis dengan ukuran font lebih kecil dan diletakkan pada bagian bawah nama Malang Kabupaten.   

Tidak hanya itu, warna dan bentuk logo tersebut juga memiliki makna tersendiri. 

Makna bentuk brand mark (warna biru ) melambangkan huruf M (Malang). Bila digandengkan dengan bentuk (warna hijau) melambangkan angka 3 sebagai perlambang TRIMARTA yakni tiga potensi kepariwisataan Kabupaten Malang, meliputi  Wonder Nature, Great Culture dan Authentic Rural. Semua itu sengaja diselaraskan dengan konsep Madep Manteb Manetep.

Warna yang tersirat pada logo dan juga tulisan memiliki arti masing-masing. Warna biru (sky blue) yang mendominasi sebagai perwujudan warna khas identitas Kabupaten Malang.

Warna tersebut menggambarkan nuansa kesejukan yang identik dengan kekayaan alam berupa pantai, sumber air, danau, air terjun dan sungai.

Makna warna biru pada tulisan Malang yang mendominasi sebagai perwujudan warna khas identitas Kabupaten Malang.

Warna orange menggambarkan semangat, keceriahan dalam bekerja untuk mencapai cita-cita.

Baca Juga : Tanggap Covid-19, Fraksi PKS DPRD Kota Malang Bagikan Ratusan APD ke Petugas Medis

Warna hijau (chartreuse) menggambarkan suasana sejuk Kabupaten Malang yang identik dengan pegunungan, perbukitan, pertanian, perkebunan dan hutan.

Warna biru dan hijau berpadu pada logo melambangkan konsep pembangunan berkelanjutan Kabupaten Malang yang mengutamakan kelestarian alam dan kebudayaan.

Saat menjadi satu kesatuan, brand mark melambangkan bentuk daun dan bunga yang merupakan potensi perkebunan dan pertanian Kabupaten Malang.

Bentuk wadag (fisik) makna yang lebih hakiki muncul dari wujud yang tidak terlihat. Kekosongan yang dibentuk oleh wujud fisik adalah wujud yang sejati.

Gabungan dua wujud wadag brand mark menghasilkan wujud hati yang melambangkan keramahan, cinta, persaudaraan masyarakat Kabupaten Malang dan juga slogan kepariwisataan "The Heart of East Java".

Tata huruf yang dimanipulasi agar memberi kesan tertentu atau yang dikenal dengan istilah Tipografi  Huruf pada logo ini menggunakan style font classic yang melambangkan keaslian, kekayaan sejarah dan warisan budaya Kabupaten Malang.

Sementara, tagline "The Heart of East Java" memiliki makna yang dapat dijabarkan pada setiap kata yang membentuknya.

The heart yang berarti hati mempunyai mempunyai makna keramahan, cinta, persaudaraan yang mendalam dan sepenuh hati sebagai perlambang perilaku positif masyarakat Kabupaten Malang.

Perilaku inilah yang sangat diperlukan dalam proses pengembangan dan branding pariwisata.

The heart juga berarti jantung atau pusat  inspirasi pariwisata Jawa Timur karena Kabupaten Malang menitikberatkan pada ekowisata yang berbasis alam, budaya dan kemasyarakatan. 

Hal ini ditunjang oleh letak  geografis Kabupaten Malang yang memang tepat berada di tengah-tengah wilayah Provinsi Jawa Timur.

Sekretaris Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Malang, Drs  Ainur Rofiq Mansyur mengatakan branding logo kepariwisataan sangat penting sebagai ikon khusus untuk lebih mengenalkan wisata di Kabupaten Malang.

"Kami buat logo ini bekerja sama dengan konsultan dan telah disetujui oleh Bapak Bupati. Lewat logo itu diharapkan kami bisa menjelaskan bahwa wisata di Kabupaten Malang dikembangkan dengan hati atau cinta," ujar Rofiq.

"Ke depan brand yang sudah disiapkan itu akan kami bangun di tempat-tempat strategis. Tapi kami juga tidak berdiri sendiri,  Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang lain juga harus ikut berpartisipasi," kata Rofiq menambahkan.

Topik
sektor pariwisataThe Heart of East Java

Berita Lainnya

Berita

Terbaru