Jatim Times Network Logo
Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Pendidikan

Ribuan Siswa Adu Pintar di Kompetisi Sains Madrasah Se-Jatim

Penulis : Adi Rosul - Editor : Yunan Helmy

26 - Jul - 2018, 01:15

Placeholder
Sejumlah peserta Kompetisi Sains Madrasah Tingkat Provinsi Jawa Timur sedang mengerjakan soal melalui sistem CBT offline di MTsN 3 Tambakberas Jombang. (Foto : Adi Rosul / JombangTIMES)

Sekolah berbasis madrasah kembali menunjukkan kualitas yang memiliki nilai daya saing di dunia pendidikan. Kali ini, kompetisi sains tingkat provinsi digelar oleh Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur di Kabupaten Jombang.

Kompetisi Sains Madrasah (KSM) Tingkat Provinsi Jatim, menurut Kasi Kesiswaan Kanwil Kemenag Jatim sekaligus penanggung jawab KSM Drs Pardi MPdi, merupakan bentuk usaha untuk membuktikan bahwa sekolah madrasah juga bisa bersaing dengan sekolah-sekolah umum lainnya di dunia pendidikan di Indonesia.

"Kami ingin menunjukkan kepada masyarakat indonesia bahwa madrasah ini tidak sekadar bisa masalah agama, tetapi juga bisa persoalan sains, persoalan sains-sains modern. Dan itu dibuktikan madrasah dengan juara umum di USN dari MAN 2 Malang," ujarnya, Rabu (25/7).

Selanjutnya, Pardi mengatakan bahwa KSM yang digelar di MTsN 3 Tambakberas Jombang ini diikuti oleh ribuan siswa dari tingkatan MI, MTs dan MA yang ada di seluruh Provinsi Jawa Timur. Ribuan peserta KSM ini akan mengerjakan 11 mata pelajaran yang berkaitan dengan sains. "Secara keseluruhan MI, MTs, MA di Jawa Timur. Diikuti oleh 1.254 untuk mengerjakan 11 mata pelajaran," ungkapnya.

Sementara, ribuan siswa dari seluruh jenjang sekolah madrasah, mulai MI, MTs hingga MA, menggunakan sistem computer based test (CBT) offline dalam mengerjakan 11 mata pelajaran dalam Kompetisi Sains Madrasah Tingkat Provinsi Jawa Timur.

"Untuk penilaiannya tahun ini menggunakan bobot nilai. Anak yang mengerjakan benar, nilainya dikalikan lima. Kalau yang menjawab salah, dikurangi dua. Tapi kalau tidak menjawab, dikurangi satu. Dan itu langsung terpusat di server nasional. Jadi, tahun ini menggunakan pola CBT offline," jawab Pardi saat diwawancarai JombangTIMES mengenai teknis dari KSM.

Terpisah, Kepala Sekolah MTsN 3 Tambakberas Jombang M. Syuaib menyampaikan bahwa pihaknya sebagai tuan rumah Kompetisi Sains Madrasah sudah menyiapkan 9 ruang kelas dengan kapasitas 342 siswa, bersama dengan perangkat komputer sebagai fasilitas peserta dalam mengerjakan soal.

"Terkait dengan KSM 2018, alhamdulillah MTsN 3 Tambakberas Jombang ini dipercaya sebagai panitia lokal. Kami kebagian 9 ruang kelas. Ada 342 siswa yang mengikuti. Kami juga menyiapkan sebanyak 360 laptop dan komputer, yang dimana tadi tidak terjadi masalah apa pun," pungkas dia.(*)


Topik

Pendidikan Kompetisi-Sains-Madrasah Kantor-Wilayah-Kementerian-Agama Pardi



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Malang Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Adi Rosul

Editor

Yunan Helmy