MALANGTIMES - Persekam Metro FC resmi memiliki pelatih berkebangsaan Malaysia, Raja Isa bin Akram Shah. Pelatih yang pernah menangani Persipura Jayapura tersebut dikenalkan langsung oleh Bupati Malang, Rendra Kresna.
Raja Isa tertarik kembali melatih di Indonesia karena faktor regulasi yang lebih menekankan pada pemain muda. Jadi, pria berusia 51 tahun tersebut sangat tertantang.
"Seperti saya bilang, saya sangat tertarik dengan visi misi Ketua Umum PSSI Bapak Letjen Edy Rahmayadi dan regulasi baru PSSI yang umur pemainnya 25 tahun ke bawah dan 35 tahun ke bawah untuk senior," ungkap Raja Isa.
Dia tertarik mengambil tawaran ini karena akan menjadi satu tantangan yang luar biasa. Raja Isa bakal membuktikan apakah dirinya mampu mengangkat tim Jawa Timur dari Liga 2 ke Liga 1.
Bergabungnya Raja Isa menjadi pelatih Metro FC juga menjadi daya tarik tersendiri bagi penggemar sepak bola Kabupaten Malang yang selama ini terkesan tak bersuara.
"Saya bilang saat ini tim Metro FC kan 'adem ayem. Sudah beberapa musim jarang ada pemberitaannya. Jadi, pasti hari ini saya bersyukur dan berharap juga sponsor-sponsor lain dari Kabupaten Malang dan seluruh Indonesia memberi perhatian kepada klub Metro FC" kata Raja Isa.
Untuk ke depan, Raja Isa juga akan melakukan pembinaan untuk pemain muda, terutama di Kabupaten Malang. "Pelan-pelan untuk pembinaan itu. Nanti saya lagi berusaha untuk bekerja sama dengan teman-teman saya dari luar Indonesia," imbuh dia.
Disinggung mengenai klub sebelah yang notabene adalah tim besar di Indonesia, yakni Arema, Raja Isa merasa tidak terbebani. Dia lebih memfokuskan pembinaan pemain yang nantinya untuk membanggakan nama Malang.
"Saya tidak terganggu dengan adanya Arema. Tetapi paling tidak saya berada di klub yang 'adem ayem', yang senantiasa hanya mau tinggal di Liga 2. Tapi saya mau berusaha dalam masa 2 tahun ini apakah bisa saya mengangkat dengan putra-putra daerah Malang dan seluruh Indonesia," ujarnya. (*)
