Hujan dengan itensitas tinggi yang mengguyur Kabupaten Trenggalek (09/01/2018) derasnya volume air sungai menyebabkan abrasi tanah di samping jembatan .
Jembatan tersebut sebagi sarana penghubung antar desa dan antar kecamatan yaitu Desa Salamrejo Kecamatan Karangan dengan Kelurahan Tamanan Kecamatan Trenggalek .
Kadeni (50) Warga Desa Salamrejo kepada TrenggalekTimes jembatan tersebut dibangun oleh swadaya masyarakat, derasnya volume air dan sampah kayu yang tersangkut di jembatan menjadi penyebab abrasi tanah di samping jembatan dan warga akan gotong royong membersihkan sampah yang menyangkut di jembatan setelah air surut.
TrenggalekTIMES mengonfirmasi ke Kepala Desa Salamrejo tidak ada di tempat karena sakit, dan di temui oleh Budi Dwi (42) Babinsa Desa Salamrejo membenarkan abrasi jembatan tersebut.
Budi Dwi juga mengatakan bahwa jembatan itu dibangun oleh swadaya masyarakat tetapi sekarang pembangunannya diambil alih oleh Dinas PU Kabupaten Trenggalek.
Saat ini jembatan tersebut masih bisa di lewati untuk pengendara roda 2 maupun roda 4 tetapi harus extra hati-hati karena pembatas jembatan juga rusak akibat diterjang sampah kayu yang dibawa banjir. Saat berita ini di turunkan belum korfirmasi ke Dinas PU Kabupaten Trenggalek.
