Apa Anda juga wanita yang selalu merasa bingung memilih pakaian, warna, dan model apa? Problema ini mungkin sudah bukan rahasia umum bagi kaum hawa.
Urusan pakaian memang bisa jadi masalah sendiri. Tidak heran kan kalau wanita selalu saja ada alasan berbelanja busana?
Bukan hanya busana. Barang-barang fashion lain seperti tas dan sepatu juga bisa jadi masalah kecil yang dibuat rumit oleh kaum hawa. Memperhatikan tiap detail fashion item sepertinya lumrah dilakukan hampir semua wanita. Termasuk para wanita muda di Malang.
Urusan tas dan sepatu, wanita muda asal Malang Silvia Indra Mustika berburu produk fashion label internasional. Ia rela merogoh kocek cukup tebal untuk mendapatkan label kenamaan seperti Zara, Stradivarius, Bershka, Pull and Bear, dan Cotton On. Label-label internasional itu berharga ratusan ribu, bahkan jutaan rupiah.

Silvia Indra Mustika
(www.instagram.com/silviaindram)
Di antara sederet label populer di dunia itu, Silvi mengaku ia tak punya label favorit. Menurut dia, semua punya keistimewaan tersendiri.
"Merek favorit, kalau buat tas sama sepatu, aku suka beli di Stradivarius, Cotton On, Bershka, Pull and Bear, dan Zara gitu. Kalau paling favorit mana, nggak ada. Yang paling sih ya," tutur dara pemilik akun Instagram @silviaindram ini.
Senada dengan Silvi, sang sahabat, yakni Fita Wulansari, juga mengaku menyukai membeli produk fashion label internasional. Label favorit Fita ialah Zara. "Kalau aku sih lebih suka ke Zara karena modenya selalu baru dan lebih banyak ngikutin tren daripada label lainnya sih kalau kataku," tuturnya.

Fita Wulansari
(www.instagram.com/fitawlnsr)
Selain Zara, dara berhijab ini juga menyukai koleksi sepatu label Charles and Keith. Fita punya beberapa model sepatu berhak. "Kalau aku suka sepatu yang lancip-lancip gitu emang," imbuh dia.
Meski dua sahabat ini menyukai label fashion internasional, soal pemilihan pakaian, ternyata Silvia memilih tidak melulu memperhatikan merek. "Kalau baju aku nggak terlalu memperhatikan. Pokoknya lucu aja dan aku suka ya aku beli," tutur Silvia.
Gaya berpakaian Silvia cukup simpel. Ia menyukai padanan gaya kasual, yakni atasan kaus dan celana jeans. "Aku paling suka kasual gitu sih. Nggak ribet gitu. Misalnya bawahan boyfriend jeans atau jeans biasa gitu atasannya kaus atau aku kasih kemeja," ungkapnya.
Mahasiswi S2 Universitas Brawijaya ini selain menyukai belanja offline dengan mendatangi store. Juga suka berbelanja via online. "Kalau aku belanja juga di Malang sih dan kadang banyak lewat onlineshop," tukas Silvia. (*)
