Setelah sekitar 27 jam berjibaku, akhirnya api yang membakar 5 bangunan di WR. Supratman Tulungagung bisa dipadamkan. Setelah dilakukan pendinginan sejak tadi pagi, dan api sudah tidak nampak, anggota Damkar beserta peralatannya meninggalkan lokasi kebakaran.
Api dinyatakan padam pada pukul 11.15. Hal ini diungkapkan oleh Rakidi, Kabid Damkar pada Satpol PP Tulungagung sesaat setelah api padam. "Pukul 11.15 api dinyatakan padam dan petugas Damkar tinggalkan lokasi kebakaran," ujarnya
Kebakaran bermula dari ledakan genset di toko "Aneka Ria" Kamis (10/8) kemarin. Akibat minimnya peralatan dan personel, api kian membesar dan merembet ke 4 bangunan di sebelahnya. Total ada 5 bangunan hangus akibat kejadian itu.
"Peralatan serta personil sangat minim hingga api sulit dikuasai," katanya lebih lanjut.
Dalam usaha pemadaman, Damkar Tulungagung dibantu oleh Damkar dari kita/kabupaten sekitar. Setidaknya ada 8 mobil Damkar terlibat dalam usaha pemadaman api.
"Alhamdulillah kita mendapatkan bantuan satu Damkar dari kota/kabupaten sekitar Tulungagung," tutur pria yang pernah menjabat sebagai Kepala Kelurahan Panggungrejo itu.
Dalam kejadian ini, tidak ada korban jiwa, kerugian materi ditaksir mencapai belasan milliar rupiah.
kebakaran yang terjadi membuat heboh warga Tulungagung dan sejumlah pedagang di Pasar Wage. Pasalnya lokasi kebakaran hanya dipisahkan dengan gang berukuran 1 meter saja. Hal ini membuat sejumlah pedagang mengamankan dagangannya ke tempat yang dianggap aman. Praktis akibat kebakaran kemarin, aktivitas di pusat grosir pakaian terbesar di Tulungagung lumpuh total.
