Jatim Times Network Logo
Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Gaya Hidup Di Balik Meme Bahasa Malangan yang Viral di Media Sosial (2)

Cerita Anak Muda Malang Jadi Inspirasi Mahasiswa Ini Buat Meme Boso Walikan

Penulis : Wahida Rahmania Arifah - Editor : Sri Kurnia Mahiruni

08 - Jul - 2017, 01:00

Placeholder
Trio Danu Kusuma, mahasiswa di balik meme dengan Boso Walikan yang kerap viral di media sosial Instagram. (foto via Instagram @tdkumbara)

Meme (dibaca mim) Boso Walikan yang viral di media sosial milik akun @ikimalang merupakan inisiatif seorang mahasiswa bernama Trio Danu Kusuma.

Arek asli Malang itu menggunakan meme sebagai alat memopulerkan Boso Walikan di media sosial. Postingan meme sindiran nan kocak karya pemuda yang akrab disapa Iyok itu sering viral di media sosial Instagram.

Melalui akun Instagram @ikimalang, Iyok berusaha agar Boso Walikan sebagai ciri khas masyarakat Malang tak kalah populer dengan bahasa lain. Di kalangan muda, Boso Walikan tampaknya mulai kehilangan pamor seiring popularitas bahasa gaul.

Muda-mudi di Malang agaknya memandang ‘wah’ penggunaan dialek bahasa gaul ala masyarakat kota metropolitan Jakarta. Bahasa Inggris juga kerap dipakai dalam pergaulan anak muda Malang dewasa ini.

“Saya mendirikan akun iki malang kira-kira dua tahun lalu. Dari awal memang saya ingin memopulerkan bahasa Malangan karena saya lihat mulai jarang orang menggunakan bahasa ini, terutama anak muda,” kata mahasiswa FISIP Universitas Brawijaya itu kepada MALANGTIMES.

Dua tahun silam, Iyok seorang diri membuat meme Boso Walikan. Kini ia dibantu empat orang kawan. Mereka adalah Abid Hafiuddin Assidiqi (@abidojet), Sophia Mega (@sophiamega), Nizar Riftadhi Prabandaru (@nizarriftadhi), dan Widya Chury Aini (@wdyca).

“Awalnya saya sendiri. Tapi seiring berkembangnya akun ini, akhirnya saya mencari content creator dan syaratnya mereka harus orang asli Malang,” ungkap pemuda berusia 23 tahun itu.

Selain itu, Iyok menerapkan persyaratan bagi mereka. yakni harus menguasai Boso Walikan. “Karena akun iki malang fokus dengan Boso Walikan, makanya saya mencari partner anak muda wong asli Malang,” imbuhnya.

Dari mana mereka mendapatkan inspirasi kata-kata dalam meme Boso Walikan? Iyok mengaku inspirasi datang dari kehidupan pergaulan muda-mudi di Malang. Tidak melulu perkara asmara, meme Boso Walikan kreasi akun @ikimalang juga menyentil berbagai persoalan.

Meme Boso Walikan yang dibuat mereka diunggah setiap hari. Iyok menjelaskan apabila sistem postingan meme di akun @ikimalang dilakukan pada pagi, siang, sore, dan malam hari. “Intinya setiap hari harus ada minimal tiga sampai empat,” katanya.

Konten meme Boso Walikan karya tim kreatif @ikimalang itu memiliki punya kriteria cukup ketat. Tidak sekadar menuliskan meme Boso Walikan, Iyok sebagai manajer @ikimalang menerapkan aturan tertentu.

Seperti apa proses kreatif desain meme Boso Walikan itu? Benarkah mereka meraup pundi-pundi rupiah berkat diikuti hingga 176 ribu followers? Simak ulasan di balik meme Boso Walikan hanya di 


Topik

Gaya Hidup Meme Bahasa-Malangan Boso-Walikan



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Malang Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Wahida Rahmania Arifah

Editor

Sri Kurnia Mahiruni