Puluhan anggota Polres Blitar Kota, Jawa Timur, berlatih silat di halaman Mapolres setempat, Selasa (4/7/2017).
Latihan silat ini memiliki tujuan khusus yakni sebagai antisipasi aksi teroris yang menyerang kepolisian di beberapa daerah.
“Latihan ini diperlukan untuk menangkal adanya aksi terorisme yang kian marak menyerang anggota kepolisian. Selain latihan dengan tangan kosong anggota polisi juga berlatih beladiri menggunakan senjata tajam, seperti pisau,” kata Kapolres Blitar Kota, AKBP Heru Agung Nugroho.
Menurutnya, polisi perlu dibekali berbagai ilmu bela diri sehingga selain bisa melindungi diri sendiri juga orang lain. Karena aksi teror saat ini sudah tidak memadang bulu dan siapapun bisa menjadi korbannya.
“Latihan bela diri ini untuk meningkatkan kemampuan individu anggota kepolisian, sebagai pendukung dalam pelaksanaan tugas memberi rasa aman bagi masyarakat,” tandasnya.
Selain melatih anggotanya bela diri untuk meningkatkan keamanan Polres Blitar Kota juga memeriksa semua pengunjung yang datang ke Mapolres. Pemeriksaan meliputi barang bawaan di dalam tas maupun di dalam jok kendaraan bermotor.
Polisi yang berjaga juga dilengkapi dengan metal detektor dan senjata api laras panjang dan body face untuk pengaman tubuh.(*)
