MALANGTIMES - Adanya dugaan kasus penistaan agama oleh Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahja Purnama atau Ahok dianggap sebagian kalangan ditunggangi oknum-oknum yang berkepentingan politik.
Baca Juga : Ini Jawaban Ustaz Yusuf Mansur saat Ditanya Apakah Dukung Anies Baswedan Maju Pilpres 2024
Wakil Ketua DPRD Kota Malang Drs H M.Zainuddin.As mengatakan, dilihat dari sisi politik ada saja yang mungkin memanfaatkan kondisi tersebut untuk kepentingan politik menjelang pemilihan kepala daerah (pilkada) Jakarta.
"Sebenarnya tatanan politik di Indonesia sudah bagus. Bukannya demo saja yang ditunggangi. Ahok sendiri ditunggangi politik juga. Jadi, saling menunggangi," tandasnya.
Menurut Zainuddin, seandainya waktu itu Ahok diam saja tidak berkomentar, mungkin tidak terjadi apa-apa. Tatanan politik di Indonesia sudah bagus. Demokrasi di Indonesia sudah bagus dan luar biasa.
"Saya sebagai orang politisi sangat menyayangkan dia mengomentari yang bukan ahlinya. Ahkirnya meletus hal itu," ucapnya.
Baca Juga : Dewan Dorong Pemkot Malang Salurkan Bantuan Sembako bagi Warga Terdampak Covid-19
Zainuddin menegaskan, yang rugi bukan hanya umat Islam sendiri, bukan hanya nonmuslim. Bangsa Indonesia itu dengan komentar beliau itu terusik ketenangannya, ketentramannya," ucapnya
Saat ini dalam kasus penistaan tersebut, Gubernur DKI Jakarta Ahok sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh pihak kepolisian dan sudah dilakukan perintah pencekalan terhadap Ahok. (*)
