MALANGTIMES - Mochammad Fariz Al Fafan Kha'lilan (19), mahasiswa Universitas Negeri Malang (UM) yang hilang terseret ombak Pantai Sendiki, akhirnya ditemukan.
Anggota tim SAR BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Kabupaten Malang, Sarianto mengatakan, korban ditemukan telah meninggal dunia. "Posisi korban tersangkut di karang," ujarnya, Selasa (17/6/2016).
Baca Juga : Usul Pemakaman Nakes Covid-19 di TMP & Anugerah Bintang Jasa Berujung Bully untuk Ganjar
Proses pencarian korban, melibatkan kurang lebih 200 personel dari berbagai unsur, seperti PMI, BPBD, dan potensi SAR lainnya.
Kasubsi Penanggulangan Bencana PMI Kabupaten Malang, Muji Utomo menuturkan, penyisiran dimulai sejak pukul 08.20 WIB.
Setelah melalui penyisiran ke barat dan timur, korban akhirnya berhasil ditemukan pada pukul 11.30 WIB.
"Korban ditemukan tidak jauh dari TKP, kurang lebih 500 meter ke arah barat," ujar Tomo kepada MalangTIMES.
Tomo menambahkan, setelah korban ditemukan, dilakukan koordinasi dengan Pos AL, Polairud, Polsek Sumbermanjing Wetan, Perhutani dan desa.
Selanjutnya jenazah dibawa ke kamar mayat RS Saiful Anwar.
Baca Juga : Khusus Ojol, Ahok Beri Cashback 50 Persen untuk Pembelian BBM hingga 12 Juli 2020
Seperti diberitakan, korban merupakan mahasiswa Fakultas Ekonomi Jurusan Manajemen UM. Dia beralamat di Jalan Telaga Warna C5 Tlogomas, Kota Malang.
Sebelum kejadian, korban bersama rekan-rekannya berwisata ke Pantai Sendiki, Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang, Minggu (15/5/2016).
Pada keesokan harinya, Senin (16/5/2016) pagi. Mereka bermain bola di pinggir pantai. Saat itu, ada tujuh orang sedang bermain bola. Hingga, tiba-tiba korban terseret ombak besar dan hilang. (*)
