MALANGTIMES - Upaya untuk mengentaskan gelandangan dan pengemis (Gepeng) menjadi fokus utama perhatian Kementerian Sosial (Kemensos) Republik Indonesia. Sejumlah langkah terobosan pun dilakukan, salah satunya dengan memberdayakan eks gepeng.
Bekerjasama dengan Pemerintah Kota Malang, Kemensos membuat satu program bernama Desaku Menanti di wilayah Tlogowaru, Kota Malang. Dalam program ini, sebanyak 40 kepala keluarga (KK) eks gelandangan dan pengemis akan mendapatkan rumah serta penghidupan baru melalui program rehabilitasi sosial dari Kemensos itu.
Pembangunan hunian bagi eks gepeng Kota Malang ini telah dimulai sejak akhir bulan lalu dan diharapkan akan rampung pada bulan Juni mendatang.
"Sudah koordinasi dengan Dinsos Kota Malang, Insyaallah dua bulan lagi bisa sudah selesai dan bisa diresmikan," kata Menteri Sosial Republik Indonesia, Khofifah Indar Parawansa pada awak media usai menghadiri acara Perayaan Paskah bersama Umat Kristiani se-Kota Malang, Minggu (17/4/2016) malam.
Tak hanya diberikan rumah baru, eks gelandangan dan pengemis tersebut juga akan diberikan bantuan jaminan hidup, Vocational Training serta program Usaha Ekonomi Produktif (UEP) atau kelompok usaha bersama yang diharapkan agar mereka memiliki sumber income sendiri.
"Saya sudah komunikasi dengan salah satu bank BUMN dan mereka sudah bersedia untuk memberikan Vocational Training pada eks gelandangan pengemis Kota Malang itu," tandasnya.
Sementara itu terkait dengan sarana dan prasarana pendukung kata Khofifah akan dihitung setelah peresmian dua bulan nanti.
"Proses untuk membuka ruang ruang untuk mereka bisa berinteraksi dengan komunitas dalam posisi mereka harus berdagang anak-anak harus sekolah dan seterusnya pasti konektivitasnya akan dihitung setelah peresmian dua bulan nanti,"pungkasnya. (*)
