MALANGTIMES - Bagi yang gemar memelihara kelinci sebagai hobi, tentu mengenal kelinci jenis American Rex. Kelinci jenis ini memiliki bobot rata-rata 3,6 kilogram, memiliki bulu halus, kuat, tidak mudah rontok, dan cocok diternakkan di daerah sejuk, seperti Kota Batu.
Untuk menemukan kelinci jenis ini, bisa mendatangi toko-toko hewan, tempat wisata, atau di sentra kelinci di Desa Bulukerto Kota Batu.
Baca Juga : Ratusan Driver Ojek Online Padati Kawasan Jalan Kawi Dikawal Polisi, Ada Apa?
Menurut Aris, salah seorang peternak kelinci di Desa Bulukerto, kelinci jenis American Rex adalah jenis yang saat ini paling banyak diminati kalangan pecinta kelinci hias.
Permintaan kelinci jenis American Rex datang dari berbagai kota seperti Batam, Kalimantan, hingga Sulawesi. Hal ini menunjukkan bahwa kelinci jenis ini mulai digandrungi sejak setahun terakhir.
American Rex ini memiliki bulu yang pendek, tidak seperti jenis English Lop yang berbulu panjang seperti kucing Persia.
”Orang menyukai American Rex karena simple. Tidak perlu mencukur bulunya karena tidak bisa panjang. Sehingga disebut dengan bulu karpet,” jelas pria yang memiliki 400 ekor kelinci ini.
Selain itu, menurut Aris, kalaupun nantinya si pemilik ingin menyembelih kelinci untuk dimakan, jenis American Rex memiliki daging yang lebih banyak.
”Namun sebagian besar peminatnya ingin menjadikan jenis ini sebagai piaraan, bukan pedaging,” imbuhnya.
Baca Juga : Sempat Turun, Hari Ini Kasus Pasien Positif Covid-19 kembali Naik jadi 196 Kasus
Perlu diketahui, kelinci jenis American Rex ini nyaris menghilang dari Kota Batu di tahun 2007. Hal itu karena harga jualnya yang tinggi. Sehingga para peternak berlomba-lomba menjual kelinci American Rex miliknya. Kala itu permintaan besar datang dari Kabupaten Magelang.
Namun ternyata kelinci ini tidak bertahan lama di Magelang. Kelinci American Rex di Magelang banyak yang mati akibat dampak erupsi Gunung Merapi.
”Beberapa peternak yang masih memiliki jenis American Rex mulai membiakkan lagi. Dan tahun ini menjadi jenis yang paling hits,” ungkap Aris. (*)
