MALANGTIMES – Kelinci merupakan binatang piaraan yang lucu dan imut. Sehingga binatang bertelinga panjang ini banyak diminati untuk dipelihara selain kucing dan anjing.
Namun beberapa orang masih kesulitan dalam memelihara karena kelinci mudah stress. Untuk itulah, ada baiknya belajar kepada para peternak kelinci yang sudah eksis di Kota Batu. Mereka tergabung dalam kelompok tani Akur Desa Bulukerto Kota Batu.
Baca Juga : 6 Tips Sederhana Ini Bikin Kulit Makin Sehat Saat Musim Hujan, Nggak Bakal Kering Lagi
Aris, salah seorang anggota kelompok tani Akur mengatakan bahwa hal utama yang harus dilakukan ketika memelihara kelinci adalah menjaga kebersihan kandang. ”Beda dengan beberapa hewan lainnya. Kelinci sangat membutuhkan kandang yang bersih. Kalau tidak, dia mudah terserang penyakit,” jelas Aris.
Selain kebersihan, biasanya kelinci mudah stress ketika berpindah tempat tinggal. Misalnya pindah kandang. Kelinci harus adaptasi terlebih dahulu. Ketika kelinci sedang stress, pemiliknya harus lebih perhatian dengan tidak memperlakukan kasar.
Berkaitan dengan makanan, yang harus diperhatikan makanan hijauan seperti daun kubis atau daun wortel baik untuk kelinci. Namun yang mutlak diperhatikan adalah makanan diberikan kepada kelinci dalam kondisi kering.
”Kalau daun-daun yang dimakan masih basah, mereka bisa kembung,” imbuh pria yang memiliki 400 kelinci ini. Kelinci lebih baik diberi makan dua kali sehari. Yakni konsentrat di pagi hari dan makanan hijau di sore hari.
Ketika seekor kelinci sedang hamil, dia cenderung lebih sensitif. Menurut Aris, sebaiknya kelinci yang sedang hamil tidak dipindah dari kandangnya.
Baca Juga : Pameran Properti, PJ Group Ajak Pengunjung Tour Rumah secara Online
Kelompok tani Akur Kota Batu ini menjual kelinci pedaging untuk sate kelinci maupun kelinci hias. Kelinci-kelinci ini dijual kepada pedagang untuk didistribusikan ke kota-kota di Jawa hingga luar Jawa. Misalnya seperti Kalimantan, Batam, dan Sulawesi.
Ada beberapa jenis kelinci hias yang diternakkan, seperti jenis American Rex, Dwarf, Flemish Giant, Netherland Dwarf, English Lop.(*)
