MALANGTIMES - Apple diduga secara sengaja membuat iPhone mati total andai mendeteksi adanya servis tak resmi dari pihak ketiga.
Baca Juga : Sudah Diunduh 450 Ribu Orang, 'PeduliLindungi' Diklaim Bisa Putus Mata Rantai Covid-19
Beberapa orang melaporkan iPhone 6 milik mereka berhenti bekerja setelah mengunduh upgrade perangkat lunak terbaru, menunjukkan pesan 'Error 53' segera setelah upgrade selesai diunduh.
Parahnya, tak ada perbaikan dan juga peringatan sebelum ponsel tersebut benar-benar tak berguna karena upgrade iOS9 tersebut. Pengguna bahkan benar-benar kehilangan gambar ataupun data yang mereka simpan di dalamnya.
Kejadian tersebut diklaim terjadi ketika tombol 'Home' yang merespon ID sidik jari pengguna, diperbaiki oleh teknisi yang bukan resmi dari Apple.
The Guardian melaporkan beberapa pengguna menjadi curiga setelah ponsel mereka benar-benar berhenti bekerja setelah upgrade sistem, padahal sebelumnya ponsel mereka bekerja normal setelah diperbaiki.
Baca Juga : Keren! Ini Robot untuk Sterilisasi dan Disinfeksi Ruang Isolasi Pasien Covid-19
Juru bicara dari Apple memberi sinyal kebenaran isu tersebut kala mengatakan pada iMore: "Kami memperlakukan keamanan pelanggan sangat serius dan Error 53 adalah hasil dari pemeriksaan keamanan yang didesain untuk melindungi mereka."
"iOS memeriksa apakah sensor Touch ID di iPhone atau iPad Anda sesuai dengan komponen lain dalam perangkat Anda. Jika iOs menemukan ketidakcocokan, pemeriksaan keamanan pun gagal dan Touch ID, termasuk juga penggunaan Apple Pay, akan dimatikan." (*)
