Air Sumur Tiba-Tiba Keruh Saat Musim Hujan? Ini Penyebab dan Solusi yang Perlu Diketahui

27 - Jan - 2026, 08:14

Air sumur berubah warna saat musim hujan datang. (Foto: iStock)

JATIMTIMES - Musim hujan seharusnya membawa udara sejuk dan suasana yang lebih segar. Tapi bagi sebagian pemilik rumah, datangnya hujan justru memunculkan masalah baru: air sumur mendadak keruh. Warna air berubah kecokelatan, kadang berbau, bahkan terasa tidak nyaman saat dipakai mandi atau mencuci.

Kondisi ini sering bikin panik, apalagi kalau sumur menjadi satu-satunya sumber air di rumah. Sebenarnya, air sumur keruh saat musim hujan adalah masalah yang cukup umum terjadi. Namun, penyebabnya tidak boleh diabaikan karena bisa berkaitan dengan kebersihan dan keamanan air yang digunakan sehari-hari.

Baca Juga : Datang Tiba-Tiba dan Sulit Diabaikan, 4 Zodiak Ini Terima Pesan Kuat dari Semesta

Kenapa Air Sumur Jadi Keruh Saat Musim Hujan?

Ada beberapa faktor utama yang membuat air sumur berubah kualitas ketika curah hujan tinggi. Dilansir dari berbagai sumber, berikut penjelasannya:

1. Hujan deras membawa lumpur dan kotoran

Air hujan yang turun dengan intensitas tinggi akan mengalir di permukaan tanah sambil membawa tanah, pasir, daun, hingga kotoran lain. Jika perlindungan sumur kurang baik, kotoran ini bisa meresap ke dalam tanah dan akhirnya masuk ke sumur. Inilah yang membuat air terlihat keruh dan tidak jernih seperti biasanya.

2. Dinding atau penutup sumur bermasalah

Sumur dengan dinding retak atau penutup yang tidak rapat sangat mudah kemasukan air kotor dari luar. Saat hujan deras, tekanan air tanah meningkat dan mempercepat rembesan air tercemar. Sumur lama yang jarang dirawat biasanya paling rentan mengalami hal ini.

3. Tercampur limbah rumah tangga

Jika jarak sumur terlalu dekat dengan septic tank atau saluran limbah, risiko pencemaran semakin besar. Air hujan dapat membawa bakteri dan zat berbahaya dari limbah menuju sumber air tanah. Selain membuat air keruh, kondisi ini juga bisa menimbulkan risiko kesehatan.

4. Perubahan aliran air di dalam tanah

Curah hujan tinggi dapat mengubah arah aliran air tanah. Zat-zat yang sebelumnya tertahan di dalam lapisan tanah bisa ikut terbawa. Kontaminan alami maupun sisa aktivitas manusia, seperti bakteri atau nitrat, berpotensi masuk ke sumur.

Apa yang Harus Dilakukan Saat Air Sumur Keruh?

Jika air sumur berubah keruh, jangan langsung panik. Lakukan langkah berikut agar lebih aman.

Jangan gunakan untuk konsumsi

Air keruh sebaiknya tidak dipakai untuk minum atau memasak sebelum dipastikan aman. Gunakan air kemasan atau sumber lain untuk sementara.

Gunakan bahan penjernih air

Baca Juga : Ingin Hajat Mudah Terkabul? Amalkan Shalawat Munjiyat Berikut Ini

Tawas dapat membantu mengendapkan kotoran, sedangkan kaporit efektif membunuh bakteri. Namun, pemakaian harus sesuai takaran.

Pasang filter penyaring

Filter air membantu menyaring lumpur, pasir, dan partikel kecil lainnya. Ini solusi jangka panjang yang sangat membantu saat musim hujan.

Lakukan tes kualitas air

Pengujian laboratorium bisa memastikan apakah air mengandung bakteri atau zat berbahaya. Pemeriksaan penting dilakukan setelah hujan lebat atau banjir.

Perbaiki kondisi sumur

Pastikan penutup sumur rapat, dinding tidak retak, dan area sekitar memiliki drainase yang baik agar air hujan tidak langsung mengalir ke sumur.

Air sumur yang keruh bukan hanya soal penampilan, tapi bisa menjadi tanda adanya kontaminasi. Dengan perawatan yang rutin, konstruksi sumur yang baik, serta langkah pencegahan saat musim hujan, kualitas air bisa tetap terjaga. Musim hujan boleh datang setiap tahun, tapi air bersih di rumah tetap harus jadi prioritas.