HMPI 2025, PLN Grup Jatim Tanam 10 Ribu Bibit Pohon di Kawasan Bendungan Selorejo Ngantang
Reporter
Tubagus Achmad
Editor
Nurlayla Ratri
28 - Nov - 2025, 03:46
JATIMTIMES - Pada momentum peringatan Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI) tahun 2025, PLN Grup Jawa Timur melakukan aksi menanam 10 ribu bibit pohon atau tanaman keras di kawasan Bendungan Selorejo dan sepanjang pesisir Daerah Aliran Sungai (DAS) Brantas yang berlokasi di Kecamatan Ngantang, Kabupaten Malang.
Dalam kegiatan tersebut hadir secara langsung General Manager PLN UID Jawa Timur Ahmad Mustaqir; Manager PLN UP3 Malang Agung Wibowo; Staf Ahli Bupati Malang Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Bambang Istiawan, Forkopimcam Ngantang, serta Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Pandanarum dan para undangan lainnya.
Baca Juga : Matangkan Upaya Pengelolaan Kawasan Kumuh, Ini Langkah Cepat DPKP Kota Kediri
General Manager PLN UID Jawa Timur Ahmad Mustaqir menyampaikan, bahwa di momentum peringati Hari Menanam Pohon Indonesia tahun 2025 yang digelar oleh PLN Grup Jawa Timur dengan mengusung tema "Roots of Energy" ini bukanlah sekadar kegiatan seremonial belaka.
"Hari Menanam Pohon Indonesia tahun 2025 ini bukan hanya sekadar seremoni, tetapi ada hal yang lebih substantif, yakni wujud nyata dan komitmen PLN bersama pemerintah pusat, provinsi dan daerah sampai level desa, dusun dukuh untuk mendukung transisi energi bersih dan mendukung pelestarian lingkungan serta membantu perekonomian warga," ungkap Mustaqir, Jumat (28/11/2025).

Pihaknya menyebut, sebagai upaya untuk pelestarian lingkungan dan peningkatan perekonomian masyarakat di sekitar Bendungan Selorejo, PLN Grup Jawa Timur menanam 10 ribu bibit pohon atau tanaman keras dengan berbagai jenis.
"Sebanyak 10 ribu bibit pohon tanaman keras produktif kita tanam di sini. Ada bibit durian, alpukat, sukun, sengon hingga petai. Ini sebagai upaya untuk menambah oksigen di wilayah Bendungan Selorejo dan sekitarnya," tutur Mustaqir.
Sebanyak 10 ribu bibit pohon atau tanaman keras tersebut terdiri dari 3.000 batang bibit pohon durian, 2.500 batang bibit pohon alpukat, 2.000 batang bibit pohon sukun, 1.500 batang bibit pohon sengon dan 1.000 bibit pohon petai.
Terdapat beberapa alasan pemilihan kawasan Bendungan Selorejo serta pesisir DAS Brantas sebagai lokasi penanaman 10 ribu bibit pohon atau tanaman keras. Di antaranya sebagai wujud nyata pelestarian lingkungan, peningkatan perekonomian masyarakat sekitar, serta Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Selorejo Ngantang merupakan PLTA yang produktif.
"PLTA Selorejo ini menjadi salah satu PLTA yang produktif, karena bisa menghasilkan 4,5 megawatt dengan CF di atas 50 persen. Secara empiris PLTA dengan CF di atas 50 persen, maka PLTA tersebut produktif atau ekosistem lingkungannya terjaga," jelas Mustaqir.
Dengan adanya kegiatan penanaman 10 ribu bibit pohon atau tanaman keras ini diharapkan dapat menjadi mesin ekonomi baru, meningkatkan ketahanan sosial serta kemandirian masyarakat bagi masyarakat sekitar Bendungan Selorejo, Kecamatan Ngantang, Kabupaten Malang.
"Selain itu kegiatan ini juga untuk mengantisipasi perubahan iklim dan dapat menyerap karbon demi udara yang bersih untuk anak cucu kita nanti," kata Mustaqir.

Lebih lanjut, pihaknya juga berharap partisipasi aktif dari masyarakat di Kecamatan Ngantang, Kabupaten Malang untuk bersama-sama menjaga dan merawat pohon yang telah ditanam.
Baca Juga : Resmi Dibuka! Begini Cara Jadi Petugas Kesehatan Haji 2026
"Ini ditanam sebagai benteng alam, akarnya jangkar kehidupan, menahan laju erosi dan meminimalisir sedimentasi, serta menjaga fungsi virtal bendungan selorejo. Kami di PLN bagaimana ini bisa mengalirkan air yang cukup, sehingga bendungan ini bisa membangkitkan listrik," beber Mustaqir.
Sementara itu, Staf Ahli Bupati Malang Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Bambang Istiawan menyampaikan ucapan terima kasih kepada PLN Grup Jawa Timur atas kesediannya melakukan aksi penanaman 10 ribu bibit pohon atau tanaman keras di wikayah yang Kabupaten Malang.
Selain itu, kegiatan HMPI tahun 2025 dari PLN Grup Jawa Timur di Kecamatan Ngantang, Kabupaten Malang juga menjadi kado istimewa di Hari Jadi Kabupaten Malang ke-1.265 tahun yang bertepatan pada tanggal 28 November 2025.
"Kami berharap sinergitas bersama PLN dapat terus terjaga. Ke depan kami juga berharap titik penenaman bisa bertambah di lokasi lain sebagai wujud kecintaan kita terhadap pelestarian lingkungan," tutur Bambang.
Selain itu, Ketua Gapoktan Pandanarum Parno mengucapkan terima kasih kepada PLN Grup Jawa Timur yang telah memberikan bantuan 10 ribu bibit pohon atau tanaman keras. Dengan jumlah anggota mencapai 420 orang di tujuh kelompok tani, pihaknya mengaku siap untuk merawat bibit pohon yang telah ditanam.
"Terima kasih kepada PLN yang sudah menanam tanaman keras di area Bendungan Selorejo. Semoga kegiatan seperti ini bisa berkelanjutan dan dapat memberikan dampak lingkungan maupun ekonomi kepada masyarakat sekitar," pungkas Parno.
