Bupati Malang Tinjau Tebing di SDN 3 Jedong, Dinas Cipta Karya Siapkan Penanganan Darurat Antisipasi Becana

24 - Aug - 2025, 05:59

Bupati Malang HM. Sanusi (menunjuk) beserta rombongan saat melakukan peninjauan ke tebing yang ada di kawasan SDN 3 Jedong, Kecamatan Wagir yang rawan longsor akibat tergerus air pada Minggu (24/8/2025).

JATIMTIMES - Bupati Malang HM. Sanusi beserta rombongan melakukan peninjauan ke Sekolah Dasar Negeri (SDN) 3 Jedong, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang, Minggu (24/8/2025). Peninjauan dilakukan dalam rangka memastikan kondisi tebing di belakang SDN 3 Jedong yang dilaporkan rawan mengalami bencana terutama longsor akibat tergerus air terlebih saat hujan.

Sanusi diagendakan melakukan peninjauan bersama sejumlah pihak terkait termasuk Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Cipta Karya (DPKPCK) Kabupaten Malang Budiar. Setibanya di SDN 3 Jedong, Sanusi beserta rombongan dan pihak sekolah langsung menuju ke tebing yang ada di belakang bangunan sekolah.

Baca Juga : Dokter RSI Unisma: Luka Diabetes Bukan Vonis Amputasi, Asal Ditangani Sejak Awal

Di sana, nampak tebing setinggi sekitar 12 meter dengan panjang 35 meter yang ditumbuhi tanaman bambu. Sementara jarak tebing dengan bangunan sekolah hanya sekitar 2 meter. Sementara di bawah tebing, terdapat permukiman warga yang cukup padat penghuninya.

Kondisi itulah yang tergolong sangat menghawatirkan baik bagi bangunan sekolah maupun rumah warga. Terlebih jika sewaktu-waktu terjadi longsor yang dapat mengakibatkan bangunan sekolah roboh dan menimbun permukiman warga yang ada di bawahnya.

"Kunjungan ini untuk melihat kondisi sekolah (SDN 3 Jedong) yang rawan ambrol," ujar Sanusi disela peninjauannya.

Pada kesempatan yang sama, Sanusi sempat berkoordinasi dengan para kepala dinas termasuk Budiar yang turut mendampingi agenda peninjauan tersebut. Hasilnya, dalam waktu dekat ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang melalui DPKPCK bakal segera mengambil tindakan guna mengantisipasi terjadinya bencana termasuk longsor.

"Saya sudah minta Cipta Karya (DPKPCK Kabupaten Malang) untuk segera mengambil penanganan darurat," ujarnya.

Perlu diketahui, penanganan darurat yang dimaksud Sanusi tersebut meliputi pembangunan plengsengan. Hal itu sebagaimana yang juga diharapkan oleh Pemerintah Desa Jedong dan pihak sekolah.

Baca Juga : Bawa Semangat Kemerdekaan, Pesta Rakjat BTU Tempo Doeloe Diapresiasi Wali Kota Malang

Mereka berharap agar tebing atau jurang yang ada di belakang gedung sekolah itu dibangun plengsengan oleh Pemkab Malang. Tujuannya agar tebing yang ada di belakang bangunan SDN 3 Jedong tersebut tak lagi berisiko mengalami musibah longsor.

Sebelumnya, kondisi tebing yang memperihatinkan lantaran rawan longsor tersebut juga sering dikeluhkan warga dan pihak sekolah. Mereka merasa khawatir jika terjadi bencana lantaran dapat membahayakan warga maupun pihak sekolah dan para siswa.

Hingga akhirnya, keluhan dari warga dan pihak guru tersebut langsung ditindaklanjuti oleh Bupati Malang dan rombongan yang melakukan peninjauan langsung pada Minggu (24/8/2025). "Hasil peninjauan ini nantinya akan segera ditindaklanjuti oleh Cipta Karya," pungkas Sanusi.