Tim KSP Prabowo Subianto Kunjungi Kabupaten Malang, Pantau Program Prioritas Presiden

Reporter

Tubagus Achmad

Editor

A Yahya

12 - Aug - 2025, 06:51

Plt. Deputi V Kepala Staf Kepresidenan Mayjen TNI (Purn) Harianto (tengah) bersama tim Kantor Staf Presiden diterima Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kabupaten Malang Nurcahyo beserta jajaran dalam kunjungan kerja di Peringgitan Pendapa Agung Kabupaten Malang, Selasa (12/8/2025). (Foto: Dok. Prokopim Setda Kabupaten Malang for JatimTIMES)

JATIMTIMES - Tim Kantor Staf Presiden (KSP) RI kunjungi Kabupaten Malang untuk memastikan berbagai program Presiden RI Prabowo Subianto dapat berjalan lancar. Kunjungan tim KSP RI di Kabupaten Malang berlangsung selama tiga hari. Yakni dimulai pada Senin (11/8/2025) dan berakhir pada Rabu (13/8/2025). Untuk Selasa (12/8/2025) kunjungan kerja tim KSP RI diawali dari Peringgitan Pendapa Agung Kabupaten Malang dan diterima langsung oleh Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kabupaten Malang Nurcahyo beserta jajaran kepala perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang. 

Pelaksana Tugas (Plt) Deputi V Kepala Staf Kepresidenan Mayjen TNI (Purn) Harianto menyampaikan, serangkaian kegiatan kunjungan kerja di Kabupaten Malang dalam rangka monitoring dan evaluasi program-program prioritas Presiden RI Prabowo Subianto yang dijalankan di Kabupaten Malang. 

Baca Juga : Blusukan di Klojen, Menteri BKKBN Pastikan Penanganan Stunting Tepat Sasaran

Beberapa program prioritas yang menjadi fokus monitoring dan evaluasi tim KSP RI di Kabupaten Malang yakni Sekolah Rakyat, Makan Bergizi Gratis, dan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. "Sekaligus saya mencoba untuk mendapatkan masukan-masukan terkait dengan perintah antara lain sekolah rakyat, mbg (makan bergizi gratis) kemudian termasuk koperasi merah putih," ujar Harianto, Selasa (12/8/2025). 

Lulusan Akademi Militer 1987 dari satuan Infanteri ini mengatakan, untuk pelaksanaan program Sekolah Rakyat di Kabupaten Malang,  rencananya pada September 2025 mendatang akan segera dibangun gedung permanen di Desa Srigonco, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang.  

"Nanti untuk bulan September akan dibangun sekolah permanen di Bantur. Mulai dari SD, SMP kemudian SMA, jadi satu. Sehingga nanti di tahun 2026 itu sudah akan menjadi sekolah permanen, tidak pindah-pindah lagi," ungkap Harianto. 

Selanjutnya, untuk pelaksanaan program makan bergizi gratis, Harianto meminta kepada Pemkab Malang untuk dapat turut serta dalam menyukseskan program tersebut. Untuk memastikan program makan bergizi gratis berjalan lancar, Harianto beserta jajaran tim KSP RI berkesempatan berkunjung ke suplier telor dan daging ayam di Desa Codo, Kecamatan Wajak. 

Sekaligus dalam kunjungannya ke wilayah Kecamatan Wajak, Harianto juga turut meresmikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kecamatan Wajak. Hal itu dilakukan untuk memaksimalkan pelaksanaan program makan bergizi gratis di Kabupaten Malang. 

"Sudah saya jelaskan mbg supaya kita masifkan keterlibatan pemerintah daerah untuk mensupport. Sehingga nanti keinginan dari Bapak Presiden sampai akhir tahun sampai 82 juta penerima manfaat itu bisa terlayani," tutur Harianto. 

Terakhir, untuk pelaksnaan program prioritas Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Kabupaten Malang pihaknya juga memberikan atensi khusus agar dapat berjalan dengan baik dan lancar. Berdasarkan analisa yang dilakukan oleh tim KSP RI, terdapat tiga permasalahan yang harus dituntaskan. 

Baca Juga : Hari UMKM Nasional, CPA Australia Ajak Kolaborasi Perkuat Daya Saing UMKM

"Masalah sumber daya manusia harus dikuatkan, kemudian masalah modal nanti dari himbara berarti nanti koperasi harus membikin business plan nya, lalu model bisnisnya seperti apa," tutur Harianto. 

Menurut purnawirawan TNI Angkatan Darat kelahiran Madiun ini, nantinya terdapat penugasan dari pemerintah untuk pelaksanaan program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Kabupaten Malang. 

"Jadi koperasi desa merah putih itu nanti untuk penyaluran pupuk, kemudian untuk penjualan gas tiga kilogram, kemudian mungkin termasuk untuk penyaluran sembako dan sebagainya. Itu untuk koperasi desa merah putih," jelas Harianto. 

Lebih lanjut, ke depan dirinya berharap agar tiga program prioritas dari Presiden RI Prabowo Subianto tersebut dapat menjadi sebuah ekosistem yang tentunya memberikan manfaat untuk masyarakat luas Kabupaten Malang. 

"Nanti juga UMKM, koperasi, bisa menjadi supplier BGN untuk (pelaksanaan) program makan bergizi gratis. Itulah harapan kita ketika ekosistem ini sudah jadi, maka nanti ekonomi yang ada di daerah itu tumbuh. Jadi bukan hanya di kota saja," pungkas Harianto.