Kejuaraan Sepatu Roda Tingkat Nasional, Wali Kota Malang Sambut Tamu dari Segala Penjuru Indonesia

Reporter

Riski Wijaya

Editor

A Yahya

10 - Aug - 2025, 05:42

Wali Kota Malang Wahyu Hidayat bersama sejumlah peraih medali.(Foto: Riski Wijaya/MalangTIMES).

JATIMTIMES - Wali Kota Malang Wahyu Hidayat menyambut tamu dari berbagai daerah se Indonesia pada Minggu (10/8/2025). Hal tersebut dilakukan saat ia mendatangi Kejuaraan Sepatu Roda Tingkat Nasional yang bertajuk Piala Wali Kota Malang XII 2025. 

Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, tak bisa menyembunyikan rasa bangganya melihat antusiasme yang terus meningkat. Sebab menurutnya, gelaran tersebut lebih dari sekadar Kota Malang sebagai tuan rumah dalam kejuaraan tingkat nasional. 

Baca Juga : Kota Malang Mandiri Air Bersih, Sampah Masih Jadi Ancaman Serius

Pasalnya menurut Wahyu, melalui kesempatan tersebut tentu juga dimanfaatkan untuk mengenalkan beragam potensi di sektor kepariwisataan. Yang di dalamnya terdapat kuliner, UMKM hingga destinasi wisata. 

"Tahun ini jumlah peserta naik, dan yang membanggakan, multiplier effect-nya sudah terasa. Mereka datang bersama keluarga, bukan hanya untuk lomba, tetapi juga untuk menikmati kuliner, UMKM, dan wisata kota,” ujarnya dengan senyum lebar, Minggu (10/8/2025). 

Apalagi, tak hanya pesertanya yang memadati arena, tetapi juga keluarga, kerabat, dan wisatawan yang ikut meramaikan. Dirinya pun meyakini bahwa event tersebut akan turut mendatangkan multiplier effect yang sangat luar biasa, terutama terkait perputaran ekonomi yang terjadi. 

“Tahun lalu, biaya operasionalnya sekitar Rp 100 juta, tapi perputaran ekonominya bisa mencapai Rp 5 miliar. Nah kali ini kami akan meminta penyelenggara untuk memastikan perputaran ekonomi yang terjadi,” ungkapnya.

Apalagi berdasarkan catatan yang ia terima, ada kenaikan jumlah peserta. Pada tahun lalu, ada sebanyak 500 peserta, sedangkan tahun ini di gelaran yang keduabelas, ada sebanyak 600 peserta yang terlibat dari berbagai daerah. 

Seperti Mandalika, Makassar, Semarang, Tulungagung, bahkan dari Sumatera dan Nusa Tenggara Barat, para peserta datang membawa warna tersendiri bagi kota. Anak-anak berlatih di lintasan sambil disemangati orang tua. 

Baca Juga : Mana Penulisan yang Benar: HUT Ke-80 RI atau HUT RI Ke-80?

Sementara di sisi lain, pedagang lokal melayani pengunjung yang penasaran mencicipi bakso Malang asli atau membeli oleh-oleh khas daerah. "Selain kejuaraan, ada efek lainnya yang ikut menggerakkan sektor UMKM, kuliner, dan pariwisata. Alhamdulillah, dampaknya positif bagi warga,” tuturnya.

Tahun ini, panitia menyiapkan terobosan baru: marathon sepatu roda sejauh 42 kilometer—yang akan menjadi yang pertama di Malang. Awalnya rute ini direncanakan di Bali, namun batal, dan akhirnya disepakati untuk dilaksanakan di Malang.

“Semoga bisa terealisasi, karena mereka pun menunggu,” kata Wahyu penuh optimisme.

Ia menambahkan, dukungan pemerintah kota untuk event ini tak pernah setengah hati. Masuk dalam rangkaian 1.000 event Kota Malang, Piala Wali Kota terbukti memberikan dampak ekonomi signifikan.