Seragam Gratis Direalisasi, Komitmen Wali Kota Malang Wahyu Hidayat Tingkatkan Kualitas Pendidikan 

Reporter

Riski Wijaya

Editor

A Yahya

15 - Jul - 2025, 10:15

Wali Kota Malang Wahyu Hidayat secara simbolis menyerahkan bantuan seragam gratis kepada Siswa SD Negeri Kauman 2.(Foto: Riski Wijaya/MalangTIMES).

JATIMTIMES - Pemerintah Kota (Pemkot) Malang berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Hal tersebut salah satunya diwujudkan dengan merealisasikan program seragam gratis bagi seluruh murid baru di Kota Malang, baik di tingkat SD maupun SMP negeri. 

Total ada sebanyak 16.500 paket seragam gratis yang disiapkan oleh Pemkot Malang. Penyalurannya, diberikan masih dalam bentuk kain. Yakni kain untuk seragam merah putih bagi siswa SD dan biru putih bagi SMP. Selain itu juga mendapat kain untuk seragam pramuka bagi keduanya. 

Baca Juga : Pemkot Kembangkan 32 Inovasi Sosial untuk Kesejahteraan Warga Surabaya

seragam-gratis-sekolah-wali-kota-malang-wahyu-hidayat-0272c801f26b9e64c8.jpg

"Saya menyampaikan dan menyerahkan seragam gratis untuk seluruh siswa SD kelas satu dan siswa SMP negeri se Kota Malang," kata Wali Kota Malang Wahyu Hidayat usai secara simbolis menyerahkan seragam gratis di SMP Negeri 6 Kota Malang, Selasa (15/7/2025). 

Sebagai informasi, program seragam gratis merupakan salah satu dari janji politik Wali Kota Malang Wahyu Hidayat dan Wakil Wali Kota Malang, Ali Muthohirin. Namun, ia memastikan bahwa program ini bukan hanya sekadar meralisasikan janji politik saja. "Ini bentuknya kain, untuk menghindari apabila jadi nanti kurang pas. Saya rasa sudah membantu sekali bagi mereka. Iya, Ini tadi total untuk SMP 6.637 dan SD 7.169," kata Wahyu.

Sebab menurutnya, adanya program seragam gratis juga berasal dari keluhan sejumlah warga yang ia terima terkait kebutuhan seragam bagi siswa baru. Baik di tingkat SD maupun tingkat SMP. 

Wali Kota Malang Wahyu Hidayat menberikan arahan kepada Siswa SMP Negeri 6 Kota Malang.(Foto: Riski Wijaya/MalangTIMES).

"Yang mengeluh ada di medsos saya, di pemkot dan ada yang secara langsung menyampaikan pada saya lewat WA, japri (jalur pribadi), Rata-rata orang tua wali. Hari ini sudah menjawab semua," tuturnya. 

Selain itu, pada masa tahun ajaran baru, tak sedikit wali murid yang mengeluh karena banyaknya persiapan yang harus dilakukan. Seperti mencari sekolah bagi putra-putrinya, mencari seragam hingga mencari alat tulis perlengkapan sekolah. "Karena sekaligus saya ingin menjawab semua keluhan. Selama ini orangtua bingung nyari sekolah, kemudian bingung nyari seragam. Belum lagi ATK," tutur Wahyu.

Dengan demikian, dirinya berharap agar program seragam gratis yang disalurkan dapat meringankan beban orang tua terkait persiapan putra-putrinya yang masuk dalam tahun ajaran baru. 

Baca Juga : Waraqah bin Naufal: Sang Penafsir Mimpi dan Pembenar Kenabian Muhammad SAW

 

Wahyu menegaskan, bahwa program seragam gratis ini bagian dari upaya Pemkot Malang dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Harapannya, setelah mendapat seragam gratis, para siswa dapat lebih fokus untuk belajar. "Karena biasanya ada siswa itu yang kurang semangat karena malu tidak pakai seragam baru. Padahal aslinya siswa tersebut termasuk siswa yang pintar dan berprestasi," kata Wahyu. 

Sehingga, ia berharap bahwa program seragam gratis ini dapat secara nyata menjadi upaya menjadikan pendidikan di Kota Malang lebih baik. Hal itu ia anggap sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto untuk mewujudkan Indonesia Emas tahun 2045. 

"Kami menginginkan ada perbaikan, saya ingin mewujudkan dasa bhakti Ngalam Pinter. Bagaimana Pemkot Malang merespon terhadap kebutuhan agar kualitas pendidikan di Kota Malang lebih baik lagi. Sejalan dengan presiden, 2045 Indonesia Emas kualitas pendidikan di Kota Malang lebih baik lagi," pungkas Wahyu.