Anggota DPRD Rendra Masdrajad Jadi Ketua Kodrat Kota Malang, Siapkan Gebrakan Baru hingga 2030

Reporter

Hendra Saputra

Editor

Dede Nana

19 - Sep - 2026, 10:56

Anggota DPRD Kota Malang, Rendra Masdrajad Safaat (kanan) yang resmi menjadi ketua Kodrat. (Foto: istimewa)

JATIMTIMES - Keluarga Olahraga Tarung Derajat (Kodrat) Kota Malang memasuki babak baru setelah Musyawarah Cabang (Muscab) menetapkan Rendra Masdrajad Safaat sebagai Ketua Umum Pengcab Kodrat Kota Malang masa bakti 2026-2030.

Rendra terpilih dalam Muscab yang digelar di Kopi Lepas Sedjenak (KOPASS), Jalan Jakarta Dalam, Kota Malang, Jum'at (18/9/2026). Pergantian tersebut menandai berakhirnya masa kepengurusan periode 2022-2026 sekaligus dimulainya kepemimpinan baru di tubuh Kodrat Kota Malang.

Baca Juga : Cara Memilih Penyedia Corporate Training yang Tepat untuk Perusahaan

Sebagai ketua umum baru, Rendra mendapat mandat untuk membawa organisasi melanjutkan pembinaan atlet sekaligus memperluas perkembangan Tarung Derajat di Kota Malang. Tantangan tersebut mencakup penguatan satuan latihan hingga membuka ruang lebih besar bagi generasi muda untuk menekuni olahraga bela diri asli Indonesia tersebut.

Tarung Derajat merupakan seni bela diri yang diciptakan Achmad Dradjat atau yang dikenal dengan sebutan Aa Boxer. Dalam perkembangannya, Tarung Derajat tidak hanya menjadi seni bela diri, tetapi juga tumbuh sebagai cabang olahraga prestasi yang memiliki pembinaan di berbagai daerah, termasuk Kota Malang.

Di Kota Malang, perkembangan Tarung Derajat telah berlangsung sejak dekade 1990-an. Sempat mengalami kevakuman pada awal 2000-an, pembinaan kembali menggeliat pada 2009 melalui peran sejumlah pelatih dan kader.

Sejak kebangkitan tersebut, pembinaan Tarung Derajat terus berkembang melalui satuan latihan, lingkungan sekolah dan kampus, serta keikutsertaan atlet dalam berbagai kompetisi tingkat daerah. Kondisi itu menjadi modal bagi kepengurusan baru untuk menjaga kesinambungan pembinaan sekaligus mendorong lahirnya atlet-atlet berprestasi.

Rendra mengakui amanah sebagai Ketua Umum Kodrat Kota Malang bukan tanggung jawab ringan. Ia pun menyampaikan apresiasi kepada seluruh keluarga besar Kodrat yang telah memberikan kepercayaan kepadanya.

"Saya sebenarnya merasa tidak layak untuk menyandang amanah ini. Tetapi dengan dukungan Bapak, Ibu, Mas, Mbak, dan adik-adik semuanya, saya menjadi bersemangat dan optimis untuk bisa memegang amanah berat ini," ujar Rendra.

Anggota DPRD Kota Malang itu menegaskan kepengurusan periode 2026–2030 tidak hanya berkutat pada keberlangsungan organisasi. Lebih dari itu, Kodrat Kota Malang diharapkan mampu menjadi wadah pembinaan generasi muda melalui olahraga yang membentuk kesehatan fisik, karakter, sekaligus prestasi.

Baca Juga : Drama Derbi Jatim, Arema FC Ditahan Persik 1-1 di Kanjuruhan

"Tarung Derajat ke depannya harus bisa eksis dan semakin berkembang. Kita ingin generasi muda bisa menjadi sehat, berakhlak mulia, dan berprestasi melalui Tarung Derajat," katanya.

Rendra juga menggarisbawahi pentingnya kebersamaan dalam menjalankan roda organisasi selama empat tahun ke depan. Menurutnya, pengembangan Tarung Derajat tidak dapat bertumpu pada pengurus semata, tetapi membutuhkan keterlibatan pelatih, atlet, keluarga besar Kodrat, serta pihak lain yang memiliki kepedulian terhadap olahraga.

Karena itu, sinergi menjadi salah satu kunci yang ingin dibangun dalam kepengurusan baru. Konsolidasi organisasi diharapkan berjalan beriringan dengan pembinaan atlet agar prestasi Tarung Derajat Kota Malang dapat terus berkembang.

"Mari kita jadikan Tarung Derajat Kota Malang semakin solid, semakin berprestasi, dan semakin dikenal," pungkasnya.

Dengan terpilihnya Rendra sebagai Ketua Umum Kodrat Kota Malang periode 2026–2030, estafet kepemimpinan kini resmi berganti. Kepengurusan baru diharapkan mampu menjaga keberlanjutan pembinaan sekaligus memperluas basis atlet Tarung Derajat di Kota Malang.