Satbinmas Polres Situbondo Gelar Program STMJ, Puluhan Ojol Diajak Makan dan Uji Call Center 110

15 - Sep - 2026, 02:03

Kasat Binmas Polres Situbondo Iptu H. Rachman Fadli Kurniawan saat makan bersama puluhan ojol dalam program STMJ, Selasa (15/9/2026). (Foto: Wisnu Bangun Saputro/ JATIMTIMES)

JATIMTIMES - Bukan sekadar makan bersama, puluhan pengemudi ojek online (ojol) di Situbondo diajak ngobrol langsung dengan jajaran kepolisian. Dalam suasana santai tanpa sekat jabatan, berbagai persoalan yang dihadapi para ojol saat bekerja di jalan turut diserap oleh Satbinmas Polres Situbondo.

Kegiatan tersebut dikemas melalui program STMJ (Seduluran Tanpa Memandang Jabatan) yang digelar Satbinmas Polres Situbondo, Selasa (15/9/2026). Selain makan bersama dan berdiskusi, kegiatan ini juga menjadi momentum mempererat hubungan kemitraan antara polisi dengan para pengemudi transportasi online.

Baca Juga : Buntut Aksi KONI Bawa Atlet Pelajar, Wawali Blitar Elim Tyu Samba Dilaporkan ke Polisi

Suasana keakraban terlihat sepanjang kegiatan. Para pengemudi ojol tidak hanya menikmati hidangan bersama, tetapi juga diberikan ruang untuk menyampaikan keluhan, kendala, hingga berbagai masukan yang mereka temui ketika beraktivitas di jalan raya.

Kasat Binmas Polres Situbondo Iptu H. Rachman Fadli Kurniawan, memimpin langsung dialog interaktif tersebut. Ia mendengarkan satu per satu aspirasi yang disampaikan para pengemudi ojol.

Dalam kesempatan itu, Satbinmas juga menyampaikan sejumlah imbauan terkait keselamatan berlalu lintas. Para pengemudi ojol diajak untuk tetap mengutamakan keselamatan diri maupun pengguna jalan lainnya serta bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Namun, ada hal menarik dalam kegiatan tersebut. Satbinmas Polres Situbondo tidak hanya memperkenalkan layanan darurat Call Center Polri 110, tetapi juga mengajak perwakilan ojol untuk melakukan uji coba panggilan secara langsung di lokasi kegiatan.

Praktik tersebut dilakukan untuk memberikan gambaran kepada para pengemudi ojol mengenai mekanisme layanan ketika masyarakat membutuhkan bantuan kepolisian. Panggilan ke nomor 110 tersebut kemudian direspons oleh petugas piket operator.

"Lewat semangat Seduluran Tanpa Memandang Jabatan ini, kami ingin membangun ruang komunikasi yang setara dan tanpa sekat. Kami juga mempraktikkan langsung panggilan Hotline 110 bersama rekan-rekan ojol, dan alhamdulillah direspons sangat baik serta cepat oleh petugas piket operator," ujar Iptu Rachman.

Baca Juga : Benarkah Megathrust Selatan Jawa Bisa Picu Gempa M 8,8 dan Tsunami 20 Meter?

Respons positif juga datang dari perwakilan pengemudi ojol Situbondo. Mereka mengapresiasi langkah Satbinmas yang membuka ruang komunikasi secara langsung sekaligus memberikan kesempatan kepada para ojol untuk menyampaikan berbagai persoalan yang dihadapi saat bekerja.

"Kami sangat senang dan berterima kasih karena diajak makan bersama dan didengarkan masukan-masukannya. Saat mencoba telepon Call Center 110 tadi juga ternyata langsung tersambung dan direspon dengan cepat dan ramah. Ini membuat kami makin merasa aman dan nyaman saat bekerja di jalan," ungkap perwakilan ojol.

Selain Call Center 110, personel Satbinmas juga memperkenalkan berbagai fitur layanan kepolisian melalui Super Apps Polri. Aplikasi tersebut dapat dimanfaatkan masyarakat untuk mendapatkan sejumlah layanan kepolisian, termasuk ketika membutuhkan bantuan atau hendak melaporkan gangguan kamtibmas dan kriminalitas.

Melalui program STMJ, Satbinmas Polres Situbondo ingin membangun pola komunikasi yang lebih dekat dengan masyarakat. Pendekatan tersebut diharapkan tidak hanya berlangsung ketika terjadi persoalan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menjaga hubungan kemitraan secara berkelanjutan.