Diduga Akibat Bakar Sampah Ditinggal Pergi, Lahan 500 Meter Persegi di Torongrejo Batu Ludes Terbakar

Reporter

Prasetyo Lanang

Editor

Dede Nana

13 - Sep - 2026, 08:47

Kebakaran melanda lahan seluas 500 meter di Torongrejo Kota Batu diduga akibat sisa pembakaran sampah yang ditinggal pemiliknya.(Foto: Dokumen BPBD Kota Batu)

JATIMTIMES – Kebakaran lahan vegetasi melanda area Sawah Andong, Dusun Klerek, Desa Torongrejo, Kecamatan Junrejo, Kota Batu pada Sabtu (12/9/2026) petang. Si jago merah melahap area persawahan dan barongan bambu seluas kurang lebih 500 meter persegi, kebakaran diperparah embusan angin kencang.

Laporan insiden tersebut masuk ke Posko Penanggulangan Bencana BPBD Kota Batu sekitar pukul 17.34 WIB. Berdasarkan hasil kajian cepat petugas di lapangan, sumber api diduga kuat berasal dari sisa pembakaran sampah serasah daun yang ditinggalkan pemiliknya sebelum padam sepenuhnya.

Baca Juga : Jatim Diterpa Angin Kencang hingga 48 Km/Jam, Sampai Kapan Terjadi? 

Tiupan angin yang cukup kencang di sekitar area Sawah Andong membuat kobar api dengan cepat menyambar vegetasi bambu kering di sekitarnya. Kobaran api bahkan sempat mengancam pemukiman warga lantaran percikan api berpotensi merambat ke rumah penduduk terdekat yang berjarak sekitar 50 meter dari titik lokasi.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kota Batu Suwoko menjelaskan bahwa jajarannya langsung menerjunkan tim untuk melakukan kaji cepat serta berkoordinasi dengan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Batu, TNI-Polri, perangkat desa, serta relawan guna mengisolasi perambatan api.

"Tim gabungan bergerak ke lokasi untuk pemadaman total agar api tidak meluas ke area perumahan warga yang berjarak cukup dekat," ujar Kalaksa BPBD Kota Batu Suwoko dalam keterangannya, Minggu (13/9/2026) pagi.

Berkat respons cepat dari petugas Damkarmat, BPBD, beserta bantuan warga setempat, kobar api berhasil dipadamkan sepenuhnya dan situasi dinyatakan aman tanpa ada korban jiwa maupun luka-luka.

Baca Juga : Perbukitan JLS Arah Batu Bengkung Malang Terbakar, Api Terlihat dari Jalan

Menyikapi insiden tersebut, Suwoko memberikan imbauan tegas kepada seluruh warga Kota Batu agar tidak melakukan pembakaran serasah daun maupun sampah secara sembarangan, khususnya saat kondisi angin sedang bertiup kencang.

"Masyarakat wajib memastikan sisa api atau bara pembakaran benar-benar padam sebelum meninggalkan lokasi. Kami minta warga meningkatkan kewaspadaan dan segera melapor jika mendapati adanya titik api di sekitar vegetasi kering," pungkas Suwoko.