Jatim dan Sekitarnya Diguncang Dua Gempa Bumi Dalam Sepekan

Reporter

Ashaq Lupito

12 - Sep - 2026, 04:59

Peta distribusi episenter gempa bumi di wilayah Jatim dan sekitarnya pada periode tanggal 4-10 September 2026. (Foto: BMKG Stasiun Geofisika Malang for JatimTIMES)

JATIMTIMES - Peristiwa gempa bumi tektonik mengguncang kawasan Pantai Timur yang berada pada wilayah administrasi Kepulauan Seribu, DKI Jakarta pada Sabtu, 12 September 2026. Berdasarkan hasil analisis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menunjukkan gempa bumi yang mengguncang wilayah Kepulauan Seribu tersebut memiliki parameter update dengan magnitudo M 6,5 pada kedalaman 368 kilometer.

Sebagaimana diberitakan, gempa bumi yang mengguncang wilayah Kepulauan Seribu tersebut juga turut dirasakan pada sejumlah wilayah di Indonesia termasuk di Pulau Jawa. Salah satunya ialah di wilayah Kabupaten Malang, Jawa Timur (Jatim).

Baca Juga : Influenza A dan B Merebak, Ini Saran Dokter Spesialis Paru dan Pernapasan

Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG Wijayanto mengatakan, getaran gempa bumi yang turut dirasakan hingga ke wilayah Kabupaten Malang tersebut berada pada intensitas II-III Modified Mercalli Intensity (MMI). "Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran yang seakan-akan ada truk berlalu," ujarnya.

Lebih lanjut, Kepala Stasiun Geofisika BMKG Malang Ricko Kardoso menuturkan, sebelumnya juga sempat terjadi dua guncangan gempa bumi yang turut dirasakan di wilayah Jawa Timur dan sekitarnya. "Berdasarkan laporan mingguan kondisi kegempaan wilayah Jawa Timur dan sekitarnya, pada periode tanggal 4 sampai dengan 10 September terdapat dua kejadian gempa bumi yang dirasakan di wilayah Jawa Timur dan sekitarnya," ujarnya kepada JatimTIMES, Sabtu 12 September 2026.

Dua kejadian gempa bumi yang turut dirasakan di wilayah Jawa Timur dan sekitarnya tersebut pertama kali terjadi pada 4 September 2026 pukul 12.05 WIB. Pada saat itu, pusat gempa terjadi pada kawasan laut antara 67-77 kilometer di Selatan Cilacap, Jawa Tengah (Jateng) dengan magnitudo analisa M 5.38 pada kedalaman 33,9 kilometer.

"Pada saat itu guncangan gempa turut dirasakan pada sejumlah wilayah dengan intensitas III MMI, II-III MMI, dan II MMI," bebernya.

Rinciannya, intensitas III MMI gempa bumi pada saat itu dirasakan di wilayah Bantul, Kulonprogo, Kebumen, Cilacap, Purwokerto. Sementara untuk intensitas II-III MMI dirasakan di Pangandaran, kemudian untuk di wilayah Sleman, Pacitan, Wonogiri intensitas yang dirasakan ialah II MMI.

Baca Juga : Viral Video Pendaki Rekam Gunung Dukono Saat Erupsi, Ini Faktanya 

Selanjutnya, pada 10 September pukul 16:03 WIB terjadi gempa bumi dengan magnitudo M 2.9 pada kedalaman 5,7 kilometer. Pada saat itu, pusat gempa terjadi di darat antara 14-15 kilometer Barat Laut Banjarnegara, Jateng.

"Ketika itu gempa bumi turut dirasakan di Punggelan, Pandanarum, Kalibening dengan intensitas III MMI, kemudian di Sidamulya, Karangkobar, Pasegeran dengan intensitas II-III MMI," pungkasnya.